Sebagaimana diwartakan dalam laporan media 20 Minutes, kawasan wisata pegunungan Pra Loup di Alpes de Haute-Provence, Perancis, tengah menghadapi situasi darurat setelah terisolasi dari pasokan air minum layak konsumsi selama hampir tiga minggu berturut-turut akibat terjangan badai hebat.
Berdasarkan laporan yang sama, pembatasan konsumsi air ini berdampak langsung pada sekitar 12.000 jiwa yang berada di wilayah tersebut saat puncak musim liburan musim panas, memaksa warga lokal maupun wisatawan untuk beradaptasi dengan keterbatasan pasokan air bersih.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
Subscribe"Cukup satu pak air mineral per hari untuk minum, mandi, dan memasak," ungkap Patrick Beau, seorang wisatawan asal Paris, seraya menambahkan bahwa ia terpaksa membatasi asupan air minum karena masalah kesehatan ginjal yang dialaminya.
Situasi serupa dirasakan oleh Marion Marchetti, seorang pengunjung asal Aubagne yang berlibur bersama keluarganya, yang mengaku cemas ketika harus memandikan bayi empat bulannya menggunakan air dari botol kemasan karena air keran dilarang untuk dikonsumsi.
Menurut penjelasan Mélanie Teyssier selaku direktur operasional perusahaan air Saur di Provence-Alpes-Côte d'Azur, krisis ini merupakan kejadian luar biasa yang belum pernah terjadi dengan skala sebesar ini di wilayah tersebut akibat kombinasi cuaca ekstrem dan kekeringan.
Stéphane Bertin selaku kepala sektor Saur menambahkan bahwa badai dahsyat telah mengubah dasar aliran sungai dan menurunkan permukaan air tanah secara drastis, sehingga pompa air tidak dapat berfungsi secara normal di seluruh wilayah komune Uvernet-Fours.
Sebagai langkah penanganan darurat, pihak berwenang membuka cadangan air dari danau buatan serta meningkatkan kadar klorin pada pasokan air keran agar warga tidak menggunakannya untuk minum, di samping mendirikan posko distribusi air minum kemasan.
Pihak pengelola air kini tengah berupaya memulihkan tingkat ketinggian air di Sungai Bachelard melalui pembangunan bendungan sementara dan pemasangan pengatur debit air, dengan harapan pasokan air bersih dapat kembali normal pada akhir pekan depan.