State of Mexico atau yang secara resmi dikenal sebagai Mexico adalah salah satu dari 32 entitas federal di United Mexican States. Wilayah ini sering dijuluki sebagai Edomex untuk membedakannya dengan ibu kota negara yaitu Mexico City, serta tercatat sebagai wilayah dengan populasi terpadat di negara tersebut.
Berlokasi di bagian tengah Meksiko, wilayah ini terbagi ke dalam 125 munisipalitas dengan Toluca de Lerdo sebagai ibu kota negara bagiannya. Sepanjang sejarahnya, kawasan ini memegang peran krusial karena pernah menjadi pusat inti dari peradaban pra-Hispanik Kekaisaran Aztec sebelum akhirnya mengalami reorganisasi wilayah pada masa kolonial Spanyol.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeBukti arkeologis menunjukkan bahwa jejak permukiman manusia di wilayah ini telah ada sejak ribuan tahun lalu, dibuktikan dengan penemuan artefak zaman batu di kawasan Tlapacoya. Seiring berjalannya waktu, peradaban di wilayah ini berkembang dari kelompok pemburu-pengumpul menjadi masyarakat agraris yang mendirikan kota-kota besar seperti Teotihuacan.
Perubahan besar terjadi setelah penaklukan Spanyol pada abad ke-16 ketika wilayah kekuasaan Aztec diserap ke dalam koloni New Spain. Pasca kemerdekaan Meksiko pada abad ke-19, wilayah administratif mengalami banyak perombakan termasuk pemisahan Mexico City sebagai distrik federal hingga membentuk batas wilayah seperti sekarang.
Asal-Usul Nama dan Jejak Arkeologi Kuno
Nama Mexico sendiri memiliki akar sejarah dari bahasa Nahuatl yang merujuk pada Lembah Mexico tempat berdirinya peradaban Mexica. Terdapat beberapa versi mengenai arti harfiah dari nama tersebut, di antaranya yang mengaitkannya dengan kata untuk bulan atau merujuk pada nama dewa Huitzilopochtli.
Dari sudut pandang arkeologi, wilayah State of Mexico menyimpan banyak temuan prasejarah yang bernilai tinggi bagi para antropolog. Penemuan sisa-sisa fosil, alat batu, hingga karya seni kuno seperti tulang Tequixquiac mencerminkan kehidupan masyarakat nomaden di masa lampau.
Selain peradaban Aztec, wilayah ini juga pernah dikuasai oleh berbagai kelompok masyarakat adat lainnya seperti Matlatzinca, Otomi, dan Mazahua. Masing-masing suku meninggalkan warisan budaya serta pusat pemerintahan yang memperkaya sejarah peradaban Mesoamerika.
Kini, meskipun dikelilingi oleh dinamika modernitas dan letaknya yang mengelilingi Mexico City, State of Mexico tetap mempertahankan identitas budayanya yang kuat sebagai salah satu pilar penting dalam sejarah nasional Meksiko.