Kompetisi kasta tertinggi Liga Portugal, Primeira Liga musim 2026-27, kembali bergulir dengan persaingan sengit dari tiga klub raksasa yang dikenal sebagai "Os Tres Grandes". Berdasarkan data dan proyeksi dari superkomputer Opta, Sporting CP muncul sebagai favorit utama untuk merengkuh gelar juara musim ini dengan probabilitas sebesar 35,3 persen.
"Sporting CP saat ini berada di persimpangan jalan namun tetap menjadi tim yang diunggulkan oleh model superkomputer kami untuk menjuarai liga," demikian pernyataan dalam analisis Opta yang dirilis baru-baru ini.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeMeski diunggulkan, tantangan besar menanti Sporting CP setelah melepas sejumlah pilar penting musim panas ini. Nama-nama seperti Francisco Trincao yang hengkang ke Al-Ahli, Geovany Quenda ke Chelsea, hingga Morten Hjulmand ke Atletico Madrid membuat manajer Rui Borges harus memutar otak untuk merombak struktur tim agar tetap kompetitif.
Di sisi lain, Benfica yang kini ditangani Marco Silva membuntuti dengan peluang juara mencapai 32,8 persen. Setelah musim lalu tampil cukup konsisten di bawah asuhan Jose Mourinho meski gagal juara, Benfica berharap kehadiran striker tajam serta perombakan lini pertahanan dapat membawa mereka kembali ke puncak klasemen Primeira Liga.
Dominasi Tiga Besar dan Tantangan Klub Lain
Sementara itu, juara bertahan FC Porto menempati urutan ketiga dalam prediksi dengan peluang 21,0 persen. Meski secara performa musim lalu sangat dominan dengan mengoleksi 88 poin, superkomputer menilai stabilitas Porto dalam mempertahankan gelar sering kali menjadi hambatan besar yang belum terpecahkan dalam satu dekade terakhir.
Bagi klub-klub papan tengah seperti Braga, menembus dominasi tiga besar di Portugal tetap menjadi misi yang sangat sulit. Sejarah mencatat bahwa hanya dua klub di luar "tiga besar" yang pernah merasakan gelar juara, sehingga musim ini diprediksi tetap akan menjadi panggung persaingan antara Sporting CP, Benfica, dan FC Porto.
Mematahkan hegemoni tiga besar di kancah sepak bola Portugal bukanlah perkara mudah bagi tim lain. Sejak kompetisi ini bergulir selama 91 musim, hanya Belenenses pada tahun 1946 dan Boavista pada tahun 2001 yang mampu memutus rantai dominasi Benfica, Porto, dan Sporting CP.
Braga saat ini menjadi penantang yang paling konsisten dalam beberapa tahun terakhir dengan beberapa kali finis di posisi empat besar. Musim ini, manajer Carlos Vicens berharap timnya bisa tampil lebih tajam sejak awal kompetisi untuk menempel ketat para rival yang berada di atas mereka.