Armin Veh merupakan sosok pelatih sepak bola profesional asal Jerman yang lahir di Augsburg pada 1 Februari 1961. Namanya harum di dunia sepak bola Jerman setelah sukses mengantarkan VfB Stuttgart merengkuh gelar juara Bundesliga pada musim 2007, sebuah pencapaian puncak dalam karier kepelatihannya.
Sebelum meniti karier sebagai juru taktik, Veh menghabiskan masa mudanya sebagai seorang gelandang. Ia sempat memperkuat Borussia Mönchengladbach di ajang Bundesliga dari tahun 1979 hingga 1983, serta turut merasakan atmosfer final Piala UEFA tahun 1980 sebelum cedera patah kaki menghentikan karier profesionalnya di level teratas pada tahun 1984.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeKarier kepelatihan Veh dimulai dengan menukangi FC Augsburg pada tahun 1990 hingga 1995. Dari sana, ia melanjutkan petualangannya menangani berbagai klub Jerman seperti Greuther Fürth, Reutlingen 05, hingga Hansa Rostock, sebelum akhirnya dipercaya untuk memegang kendali di VfB Stuttgart pada Februari 2006 menggantikan Giovanni Trapattoni.
Puncak kesuksesan Veh terjadi pada bulan Mei 2007 ketika ia berhasil membawa Stuttgart menjuarai Bundesliga serta melaju ke partai final DFB-Pokal. Meskipun gagal meraih gelar ganda usai dikalahkan 1. FC Nürnberg di final, prestasi tersebut tetap mengukuhkan namanya sebagai salah satu pelatih top di kancah sepak bola Jerman.
Perjalanan Panjang Armin Veh di Dunia Kepelatihan
Selepas era keemasannya bersama Stuttgart, Veh sempat melatih sejumlah klub elite Bundesliga lainnya seperti VfL Wolfsburg, Hamburger SV, Eintracht Frankfurt, hingga 1. FC Köln di mana ia pernah mengemban tugas sebagai direktur olahraga sebelum mengakhiri masa baktinya pada Desember 2019.
Kiprah kepelatihan Armin Veh dikenal sangat dinamis dan berpindah-pindah di berbagai klub sepak bola Jerman. Ia memiliki kemampuan untuk membangun skuad kompetitif, seperti saat membawa Reutlingen promosi ke 2. Bundesliga dengan catatan kemenangan yang impresif serta produktivitas gol yang tinggi.
Selain sukses bersama VfB Stuttgart, Veh juga mencatatkan periode kepelatihan di Eintracht Frankfurt dalam dua kesempatan berbeda. Pada periode pertamanya, ia sukses membawa Frankfurt promosi kembali ke Bundesliga dan memperpanjang kontrak setelah menuntut investasi skuad yang lebih baik dari manajemen klub.
Meskipun sempat mengalami pemecatan di beberapa klub akibat performa tim yang kurang konsisten seperti di Hamburger SV dan Wolfsburg, pengalaman panjang Veh di dunia manajerial tetap diakui luas oleh para pengamat sepak bola Jerman.