Klub sepak bola Tours FC atau Tours Football Club merupakan salah satu tim asal Prancis yang berbasis di kota Tours dan memiliki sejarah panjang sejak pertama kali didirikan pada tahun 1919. Sepanjang perjalanannya di kancah sepak bola profesional Prancis, klub ini sempat mengalami beberapa kali pergantian nama mulai dari AS Docks du Centre hingga akhirnya resmi mengadopsi nama Tours FC pada tahun 1951.
Dalam catatan sejarahnya, klub yang bermarkas di Stade de la Vallée du Cher ini pernah merasakan manisnya era kejayaan ketika berhasil promosi ke divisi pertama Liga Prancis pada tahun 1980. Kehadiran penyerang tajam asal Argentina, Delio Onnis, turut mendongkrak performa lini serang tim dan membawa klub melaju hingga babak semifinal Coupe de France pada tahun 1982 serta 1983.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeNamun, kejayaan tersebut perlahan meredup seiring dengan kesulitan finansial yang mendera klub dalam beberapa dekade berikutnya. Setelah sempat turun kasta ke berbagai kompetisi tingkat bawah akibat sanksi administratif dari badan pengawas keuangan sepak bola Prancis DNCG, klub ini akhirnya harus menelan pil pahit.
Federasi Sepak Bola Prancis secara resmi mengonfirmasi likuidasi Tours FC akibat krisis keuangan yang parah pada Februari 2025. Pembubaran ini sekaligus menghapuskan seluruh tim klub dari kompetisi resmi di Prancis dan mengakhiri perjalanan panjang salah satu klub bersejarah di negeri tersebut.
Makna Lambang dan Warna Kebanggaan Tours FC
Identitas visual Tours FC memiliki keterkaitan erat dengan sejarah dan lambang resmi kota tempat klub tersebut berasal. Lambang klub terinspirasi dari lambang kota Tours yang menampilkan tiga buah menara megah serta simbol bunga lili atau Fleur-de-lis yang sarat akan nilai historis.
Selain itu, lambang tersebut juga mengusung sebuah motto berbahasa Latin yakni Turonorum civitas libera yang memiliki arti kota bebas Turones. Kata Turones sendiri merujuk pada nama suku Kelt kuno yang kemudian menjadi asal-usul penamaan kota Tours di wilayah Prancis.
Unsur hewan salamander yang turut menghiasi identitas visual klub merupakan bentuk penghormatan serta referensi sejarah terhadap Raja François I yang memiliki keterkaitan erat dengan kawasan tersebut. Penggunaan simbol-simbol klasik ini mencerminkan identitas kultural yang kuat dari masyarakat setempat.
Meskipun klub aslinya telah dinyatakan bubar dan dilikuidasi akibat masalah keuangan, warisan serta semangat sepak bola dari klub ini tetap hidup melalui inisiatif komunitas lokal yang mendirikan wadah baru untuk melanjutkan tradisi olahraga di kota Tours.