Loading
Nysha Lilly Nysha Lilly
Menu
/home / berita / Profil Kota Leigh, Jejak Kejayaan...
BERITA

Profil Kota Leigh, Jejak Kejayaan Industri Tekstil di Inggris

By Redaksi Nysha Lilly • 3 min read • 13 Agustus 2026
Pemandangan kawasan perkotaan Leigh di Greater Manchester, Inggris

Pemandangan kawasan perkotaan Leigh di Greater Manchester, Inggris

Leigh adalah sebuah kota yang terletak di wilayah distrik Wigan, Greater Manchester, Inggris, dengan posisi geografis di dataran rendah sebelah barat laut Chat Moss. Berdasarkan catatan historis, kawasan yang awalnya merupakan bagian dari county Lancashire ini dulunya merupakan pusat paroki gerejawi yang luas sebelum akhirnya bergabung menjadi sebuah distrik urban dan borough municipal.

Asal-usul nama Leigh sendiri berasal dari kata dalam bahasa Inggris Kuno yaitu leah, yang berarti area di sekitar hutan, tempat penebangan pohon, padang rumput, atau ladang. Wilayah ini pada masa lampau terkenal sangat subur dengan hasil produk susu andalannya yang disebut sebagai Leigh cheese, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi yang penting di kawasan tersebut.

Memasuki abad pertengahan hingga era modern, perekonomian Leigh mulai bergeser dari sektor agraris tradisional menuju industri pemintalan dan penenunan rumah tangga yang melahirkan industri sutra serta kapas yang masif. Selain industri tekstil, kota ini juga mengeksploitasi cadangan batu bara di bawah tanah melalui berbagai lubang tambang dalam yang menyerap ribuan tenaga kerja lokal pada masanya.

Meskipun kini lanskap kotanya lebih didominasi oleh kawasan pemukiman dengan deretan rumah teras era Edwardian dan Victorian serta sektor ritel modern, jejak sejarah industrialisasi tersebut masih dapat disaksikan melalui bangunan pabrik batu bata merah dan cerobong yang sebagian di antaranya telah menjadi bangunan cagar budaya.

Transformasi Sejarah dan Peninggalan Tokoh Lokal

Greater manchester

Perjalanan sejarah Kota Leigh juga diwarnai oleh berbagai peristiwa penting, termasuk keterbelahan sikap penduduknya selama Perang Saudara Inggris serta dinamika perburuhan seperti peristiwa unjuk rasa besar yang dikenal sebagai Leight Feight pada tahun 1839. Berbagai pergolakan sosial dan politik pada masa itu turut mendorong jalannya reformasi pemilu serta perluasan hak suara di Inggris.

Di bidang sosial dan budaya, kota ini memiliki sejumlah situs bersejarah penting seperti perkebunan Pennington Hall yang pada masa lalu dimiliki oleh keluarga Pennington dan Bradshaigh sebelum akhirnya dihibahkan kepada publik pada tahun 1919. Taman dan gedung bekas kawasan tersebut sempat dialihfungsikan menjadi museum dan galeri seni sebelum akhirnya dibongkar untuk dijadikan area ruang terbuka hijau publik.

Sektor industri berat dan manufaktur di Leigh juga pernah mencatatkan masa kejayaan melalui kehadiran pabrik traktor David Brown Limited, produsen kabel Anchor Cables, serta perusahaan mesin Sutcliffe Speakman yang memproduksi karbon aktif. Berbagai perusahaan besar ini menopang perekonomian lokal dan menjadikan Leigh sebagai salah satu basis manufaktur terkemuka di wilayah Greater Manchester.

Kini, warisan masa lalu dan memori kolektif masyarakat terus dijaga melalui berbagai komunitas lokal, pelestarian bangunan bersejarah, serta penataan tata kota yang adaptif terhadap kebutuhan modern tanpa menghilangkan identitas historis dari Kota Leigh itu sendiri.

Topics
leigh greater manchester inggris sejarah industri tekstil tambang batu bara wigan pemerintahan lokal
Tim Jurnalis Olahraga Terkemuka

Redaksi Nysha Lilly adalah tim jurnalis olahraga profesional yang berdedikasi menyajikan berita dan analisis sepak bola serta berbagai cabang olahraga lainnya. Dari Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, hingga kompetisi internasional, kami hadir untuk pecinta olahraga Indonesia dengan informasi akurat, cepat, dan terpercaya.