Switzerland atau Swiss adalah sebuah negara yang terletak di persimpangan Eropa Tengah, Barat, dan Selatan dengan batas wilayah yang berdekatan dengan Jerman, Prancis, Austria, Liechtenstein, dan Italia. Secara geografis, negara ini terbagi menjadi Pegunungan Alpen, Dataran Tinggi Swiss, dan Pegunungan Jura, di mana sebagian besar populasinya terkonsentrasi di dataran tinggi yang menjadi pusat ekonomi serta kota-kota besar seperti Zurich, Jenewa, dan Basel.
Sebagai sebuah republik federal yang terdiri atas 26 kanton dengan Bern sebagai kota federal, Swiss merangkul empat wilayah linguistik dan kultural utama yaitu Jerman, Prancis, Italia, dan Romansh. Identitas nasional Swiss tumbuh secara kohesif melalui sejarah bersama, nilai-nilai federalisme, serta demokrasi langsung, menjadikan negara ini sering dijuluki sebagai Willensnation atau bangsa atas dasar kemauan.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeAkar sejarah negara ini bermula dari Konfederasi Swiss Lama pada Abad Pertengahan melalui Piagam Federal 1291 sebagai aliansi pertahanan dan komersial. Kemerdekaan Swiss dari Kekaisaran Romawi Suci diakui secara resmi dalam Perdamaian Westfalen pada tahun 1648, dan sistem federal modern saat ini resmi terbentuk melalui konstitusi baru pada tahun 1848.
Dalam kancah global, Swiss konsisten menjalankan kebijakan netralitas bersenjata sejak abad ke-16 serta menjadi tempat lahirnya Palang Merah dan kantor pusat berbagai organisasi internasional penting dunia. Selain itu, negara ini dikenal memiliki perekonomian yang sangat maju, sektor perbankan terkemuka, industri farmasi yang kuat, serta standar kualitas hidup yang tinggi di kancah internasional.
Sejarah Awal dan Asal Usul Nama Swiss
Nama Inggris Switzerland merupakan gabungan dari istilah kuno Switzer yang merujuk pada penduduk Swiss dengan akhiran land untuk menandakan sebuah wilayah. Istilah tersebut berakar dari kata Alemannic Schwiizer yang mulanya merujuk pada penduduk Schwyz, salah satu kanton inti yang membentuk Konfederasi Swiss Lama setelah Perang Swabia tahun 1499.
Sementara itu, nama Latin Confoederatio Helvetica diperkenalkan menyusul pembentukan negara federal pada tahun 1848 dan diambil dari nama suku Galia kuno, Helvetii, yang mendiami Dataran Tinggi Swiss sebelum era Romawi. Istilah Helvetica ini kini banyak diabadikan ke dalam berbagai kode perbankan, prangko, hingga domain internet resmi negara.
Jejak keberadaan hominid di wilayah ini telah tercatat sejak sekitar 150.000 tahun lalu, disusul oleh permukiman pertanian tertua di Gächlingen yang berasal dari sekitar 5300 SM. Kebudayaan Zaman Besi seperti Hallstatt dan La Tène kemudian berkembang subur di wilayah tersebut sebelum suku Helvetii mengalami kekalahan dari pasukan Julius Caesar dalam Pertempuran Bibracte.
Pada tahun 15 SM, Kekaisaran Romawi di bawah pimpinan Tiberius dan Drusus berhasil menaklukkan kawasan Alpen dan mengintegrasikannya ke dalam wilayah kekuasaan Romawi. Abad-abad berikutnya menyaksikan kemakmuran kawasan Swiss Plateau melalui berdirinya berbagai kota kuno dan kawasan pertanian terpadu sebelum akhirnya bertransformasi menjadi wilayah perbatasan kekaisaran pada abad ketiga Masehi.