Hasil skor Argentina vs Netherlands di laga puncak turnamen akbar memperlihatkan keberhasilan Tim Tango merengkuh trofi juara Piala Dunia 1978 di hadapan pendukung sendiri. Pertandingan puncak yang digelar di Estadio Monumental, Buenos Aires, pada 25 Juni 1978 tersebut berjalan sangat ketat hingga harus diselesaikan melalui babak tambahan waktu.
Bermain di hadapan publik tuan rumah yang memadati stadion, Argentina sukses mengunci kemenangan dengan skor akhir 3-1 berkat penampilan gemilang penyerang andalan mereka. Mario Kempes keluar sebagai bintang lapangan sekaligus pencetak gol krusial yang membawa timnya meraih kejayaan di partai final yang penuh ketegangan.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeLaga penentuan ini sempat diwarnai sejumlah insiden kontroversial sebelum kick-off, termasuk protes dari skuad Oranye terkait taktik ulur waktu dan pelindung lengan pemain lawan. Kendati demikian, wasit asal Italia Sergio Gonella tetap memimpin jalannya pertandingan yang menyajikan tempo tinggi dan atmosfer panas dari suporter.
Kedua kesebelasan menampilkan permainan menyerang sejak menit awal demi memburu gol cepat untuk menguasai jalannya pertandingan. Jual beli serangan tak terhindarkan di sepanjang waktu normal sebelum akhirnya lini pertahanan Netherlands kecolongan pada babak extra time.
Jalannya Babak Tambahan Waktu dan Gol Penentu Kempes
Mario Kempes membuka keunggulan bagi Argentina pada babak pertama sebelum akhirnya Netherlands mampu menyamakan kedudukan lewat pemain pengganti Dick Nanninga jelang waktu normal berakhir. Skor imbang 1-1 memaksa kedua tim melanjutkan perjuangan ke babak extra time guna mencari pemenang trofi bergengsi tersebut.
Memasuki paruh waktu tambahan, determinasi tinggi yang ditunjukkan oleh lini serang tuan rumah kembali membuahkan hasil manis di atas lapangan hijau. Kempes mencetak gol keduanya yang membawa Albiceleste kembali memimpin setelah melewati kawalan ketat para pemain bertahan lawan.
Tak berselang lama, Daniel Bertoni memastikan kemenangan tuan rumah lewat gol ketiga yang tercipta menjelang akhir babak tambahan waktu kedua. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, tendangan akurat Bertoni gagal diantisipasi dengan sempurna oleh penjaga gawang Jan Jongbloed.
Kemenangan 3-1 ini memastikan Argentina mengukir sejarah manis sebagai juara Piala Dunia untuk pertama kalinya di kandang sendiri. Sementara bagi Netherlands, hasil ini menjadi kekalahan pahit kedua secara beruntun di partai final setelah sebelumnya takluk dari West Germany pada edisi 1974.