Loading
Nysha Lilly Nysha Lilly
Menu
/home / internasional / Profil Jupp Derwall, Arsitek Sukses...
INTERNASIONAL

Profil Jupp Derwall, Arsitek Sukses Jerman dan Revolusioner Turki

By Aan Sukrisna • 3 min read • 13 Agustus 2026
Pelatih legendaris Jupp Derwall yang sukses melatih Jerman dan Galatasaray

Pelatih legendaris Jupp Derwall yang sukses melatih Jerman dan Galatasaray

Jupp Derwall merupakan sosok pelatih profesional asal Jerman yang meninggalkan warisan besar dalam sejarah sepak bola dunia. Pria yang lahir pada 10 Maret 1927 ini dikenal luas sebagai arsitek di balik kesuksesan tim nasional Jerman Barat saat menjuarai UEFA Euro 1980 serta mengantarkan mereka ke final Piala Dunia 1982.

Sebelum sukses di kursi kepelatihan, Derwall mengawali kariernya sebagai pemain di beberapa klub Jerman seperti Alemannia Aachen dan Fortuna Düsseldorf. Karier bermainnya pun sempat menyentuh level internasional, di mana ia pernah dipanggil untuk memperkuat tim nasional Jerman Barat sebanyak dua kali pada tahun 1954.

Transisi dari pemain menjadi pelatih membawa Derwall mencapai puncak karier manajerialnya saat menggantikan Helmut Schön sebagai pelatih kepala Jerman Barat pada tahun 1978. Kepemimpinannya membawa era baru bagi Die Mannschaft dengan mengandalkan kedisiplinan serta strategi taktis yang modern pada masanya.

Namun, perjalanan kariernya tidak selalu mulus, terutama setelah kegagalan tim pada Euro 1984 yang memicu kritik tajam dari publik. Meski begitu, dedikasi dan pemikiran taktisnya tetap diakui dunia hingga akhir hayatnya pada 26 Juni 2007 akibat serangan jantung di Sankt Ingbert, Jerman.

Warisan Revolusioner Derwall bagi Sepak Bola Turki

Kiprah Jupp Derwall tidak hanya berhenti di Jerman, melainkan berlanjut hingga ke Turki saat ia menerima pinangan klub Galatasaray pada tahun 1984. Keputusannya melatih di luar negeri saat itu dinilai cukup mengejutkan oleh banyak pengamat sepak bola Eropa.

Kehadiran Derwall di Istanbul dianggap sebagai titik balik bagi kemajuan sepak bola Turki yang kala itu belum terlalu dipandang di kancah internasional. Ia membawa metode pelatihan modern, teknik Western European, serta ide-ide taktis yang sebelumnya asing bagi pemain dan klub di Turki.

Dampaknya pun sangat nyata bagi perkembangan liga lokal, di mana ia berhasil membawa Galatasaray meraih gelar juara liga dan Piala Turki. Sosok-sosok pelatih hebat Turki seperti Fatih Terim dan Mustafa Denizli merupakan figur yang mendapatkan ilmu berharga saat belajar langsung di bawah arahan pria berjuluk "Chieftain Silver Curl" ini.

Atas kontribusi besarnya dalam memodernisasi permainan di Turki, Derwall mendapatkan apresiasi tinggi berupa gelar doktor kehormatan dari Universitas Hacettepe serta penghargaan German Cross of Merit. Namanya pun kini abadi sebagai salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern di Turki.

Topics
jupp derwall sepak bola jerman barat galatasaray euro 1980 pelatih sepak bola sejarah bola
Jurnalis Sepak Bola & Liga Inggris

Aan Sukrisna adalah jurnalis sepak bola yang berbasis di Bandung dengan fokus utama pada Liga Inggris dan kompetisi Eropa. Berbekal pengalaman meliput berbagai pertandingan besar, ia menyajikan berita akurat tentang Premier League, transfer pemain, dan analisis taktik pertandingan. Dedikasinya pada dunia sepak bola membuat tulisannya selalu dinanti penggemar sepak bola Indonesia.