Sebagaimana diwartakan oleh media Argentina Olé, Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA resmi menjatuhkan sanksi berat kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina atau AFA serta sejumlah penggawa Timnas Argentina. Hukuman tegas ini diberikan sebagai buntut dari berbagai insiden panas yang terjadi sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026, mulai dari masalah banner hingga kericuhan di partai puncak.
Berdasarkan laporan media tersebut, sanksi bagi AFA dijatuhkan akibat ulah suporter yang membentangkan spanduk bertuliskan isu Malvinas saat menghadapi Inggris. Tindakan tersebut dinilai melanggar aturan karena menggunakan ajang olahraga untuk melakukan demonstrasi di luar konteks sepak bola, ditambah adanya laporan terkait nyanyian serta gestur diskriminatif di tribun stadion.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeAkibat pelanggaran tersebut, AFA diwajibkan membayar denda sebesar 321.000 dolar Amerika Serikat, di mana sebagian dana di antaranya harus dialokasikan khusus untuk program kampanye anti-rasisme. Selain sanksi finansial, Timnas Argentina juga harus menjalani pertandingan kandang di Kualifikasi dengan pembatasan penonton sebanyak 50 persen dari kapasitas stadion.
Tak hanya federasi, amuk massa yang terjadi pada partai final melawan Spanyol di Estadio Nueva York Nueva Jersey turut memakan korban sanksi indisipliner bagi para pemain. Gelandang bertahan Leandro Paredes menjadi pemain yang paling dirugikan karena mendapat hukuman berat berupa larangan bermain sebanyak sepuluh pertandingan serta denda 90.000 dolar Amerika Serikat.
Selain Paredes, hukuman serupa juga diberikan kepada beberapa nama penting lainnya di skuad Albiceleste. Nahuel Molina diganjar skorsing tujuh pertandingan, Thiago Almada mendapat satu laga larangan bermain, sementara asisten pelatih Roberto Ayala dijatuhi sanksi tiga pertandingan akibat ikut terlibat dalam keributan di atas lapangan hijau.
Di sisi lain, kubu Spanyol juga tidak luput dari sanksi disipliner setelah gelandang muda Gavi dijatuhi hukuman larangan bermain sebanyak satu pertandingan. Seluruh denda finansial para pemain dipastikan menjadi tanggungan AFA, sementara sanksi larangan tampil wajib dijalani pada ajang Kualifikasi berikutnya.
Menanggapi keputusan komisi disiplin tersebut, AFA menyatakan akan segera melayangkan permohonan resmi untuk meminta salinan dasar hukum putusan tersebut. Langkah banding akan ditempuh melalui Komite Apel FIFA hingga membuka peluang membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS demi meringankan hukuman bagi Paredes dan Molina.