Ajang 2005 UEFA Super Cup menjadi panggung kesuksesan bagi Liverpool yang sukses keluar sebagai juara setelah menaklukkan CSKA Moscow dengan skor 3-1 lewat babak tambahan waktu di Stade Louis II, Monako, pada 26 Agustus 2005. Pertandingan bergengsi antara juara Liga Champions UEFA dan Piala UEFA ini disaksikan langsung oleh 17.042 penonton di stadion.
Liverpool memastikan diri tampil di ajang tersebut usai keluar sebagai juara Liga Champions UEFA 2004-2005 secara dramatis setelah mengalahkan AC Milan lewat adu penalti di partai puncak. Sementara itu, CSKA Moscow hadir dengan status juara Piala UEFA 2004-2005 usai menumbangkan Sporting CP dengan skor 3-1.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeLaga sempat berjalan sulit bagi The Reds setelah CSKA Moscow membuka keunggulan terlebih dahulu pada babak pertama lewat aksi Daniel Carvalho. Liverpool baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-82 berkat gol pemain pengganti Djibril Cisse yang memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak extra-time.
Memasuki babak tambahan waktu, Djibril Cisse kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-103 sebelum Luis Garcia memperbesar keunggulan Liverpool. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memastikan trofi Super Cup ketiga kalinya jatuh ke tangan klub asal Inggris tersebut.
Drama Cedera Pemain dan Kunci Kemenangan The Reds
Jelang pertandingan penting tersebut, kedua tim dihadapkan pada masalah cedera pemain yang cukup krusial di skuad masing-masing. Liverpool bahkan harus tampil tanpa sang kapten Steven Gerrard yang tidak kunjung pulih dari cedera betis, sementara CSKA kehilangan penyerang andalan Ivica Olic.
Meski mendominasi jalannya penguasaan bola sepanjang paruh pertama, lini serang Liverpool yang diperkuat Fernando Morientes sempat kesulitan menembus pertahanan rapat klub asal Rusia tersebut. Kelengahan lini belakang justru dimanfaatkan Daniel Carvalho untuk mencetak gol pembuka bagi CSKA Moscow.
Keputusan manajer Rafael Benitez memasukkan Djibril Cisse terbukti menjadi titik balik kebangkitan Liverpool di lapangan. Penyerang asal Prancis tersebut tampil sebagai pahlawan berkat kontribusi dua gol dan satu assist yang berbuah gol penutup dari Luis Garcia.
Selepas pertandingan, Rafael Benitez memuji kerja keras para pemainnya yang pantang menyerah meski sempat tertinggal lebih dulu dari lawannya. Kemenangan ini sekaligus menambah koleksi trofi internasional Liverpool di bawah arahan juru taktik asal Spanyol tersebut.