Pertandingan final 1981 Intercontinental Cup yang mempertemukan raksasa Inggris Liverpool dan klub Brasil Flamengo di National Stadium, Tokyo, Jepang, pada 13 Desember 1981, menyajikan kejutan besar bagi publik sepak bola dunia. Flamengo sukses menghantam Liverpool dengan skor meyakinkan 3-0 untuk mengamankan gelar juara dunia antarklub pertama mereka.
Bagi Liverpool, penampilan ini merupakan debut mereka di ajang Intercontinental Cup setelah sebelumnya sempat menolak ambil bagian pada tahun 1977 dan 1978. Skuad asuhan Bob Paisley melangkah ke Tokyo berbekal status sebagai juara European Cup usai mengalahkan Real Madrid di partai final.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, Flamengo datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai Copa Libertadores lewat perjuangan keras di babak playoff melawan Cobreloa. Klub asal Rio de Janeiro tersebut langsung mengambil alih kendali permainan sejak menit awal di hadapan 62.000 penonton yang memadati stadion.
Pesta gol Flamengo dibuka saat pertandingan baru berjalan 12 menit melalui aksi João Batista Nunes yang memanfaatkan umpan matang dari maestro lapangan tengah Zico. Penyerang tajam tersebut sukses mengecoh lini belakang Liverpool sebelum menceploskan bola ke gawang yang dikawal Bruce Grobbelaar.
Aksi Sensasional Zico dan Dominasi Total Flamengo
Keunggulan Flamengo bertambah pada menit ke-34 ketika tendangan bebas Zico gagal diamankan secara sempurna oleh Grobbelaar dan bola muntah langsung disambar oleh Adílio untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Belum sempat Liverpool bangkit, Nunes kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-41 lewat sepakan terukur dari sisi kanan pertahanan The Reds yang menutup paruh pertama dengan keunggulan telak 3-0.
Memasuki babak kedua, Flamengo yang tampil perkasa memilih mengendurkan tempo permainan dan mengandalkan penguasaan bola untuk meredam upaya kebangkitan dari kubu Liverpool. Upaya skuad asuhan Bob Paisley melalui Craig Johnston dan pemain pengganti David Johnson selalu kandas di tangan lini pertahanan solid wakil Amerika Selatan tersebut.
Kemenangan 3-0 ini mengukuhkan dominasi tim-tim asal Amerika Selatan di ajang Intercontinental Cup sekaligus melambungkan nama Zico yang dinobatkan sebagai pemain terbaik berkat penampilan sensasional sepanjang 90 menit.