Hasil skor Liverpool vs Chelsea pada partai final Piala Liga Inggris musim 2004-2005 dimenangkan oleh Chelsea dengan skor 3-2 melalui babak tambahan waktu di Millennium Stadium, Cardiff, pada 27 Februari 2005. Laga puncak yang mempertemukan dua raksasa Premier League ini berjalan sangat dramatis dan penuh kejutan di hadapan 78.000 penonton.
Liverpool langsung mengejutkan pendukung Chelsea ketika pertandingan baru berjalan satu menit melalui gol cepat John Arne Riise yang memanfaatkan umpan matang dari Fernando Morientes. Tertinggal cepat membuat skuad asuhan Jose Mourinho meningkatkan intensitas serangan, namun ketatnya lini belakang The Reds membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeMemasuki paruh kedua, Chelsea terus mendominasi jalannya laga demi mencari gol penyama kedudukan yang akhirnya lahir pada menit ke-79. Kapten Liverpool Steven Gerrard secara tidak sengaja menyundul bola masuk ke gawang sendiri saat berusaha mengantisipasi tendangan bebas Paulo Ferreira.
Gol bunuh diri tersebut memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak extra time setelah skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Di babak tambahan, Chelsea tampil lebih agresif dan sukses mencetak dua gol tambahan lewat aksi Didier Drogba dan Mateja Kezman sebelum Antonio Nunez memperkecil ketertinggalan Liverpool menjadi 3-2.
Perjalanan Sengit Menuju Partai Puncak
Perjalanan Liverpool dan Chelsea menuju laga final dilalui dengan perjuangan yang tidak mudah di setiap putaran kompetisi domestik. Liverpool harus melewati hadangan klub-klub seperti Millwall, Middlesbrough, hingga adu penalti menegangkan melawan Tottenham Hotspur di babak perempat final sebelum mengandaskan Watford di semifinal.
Sementara itu, Chelsea di bawah komando Jose Mourinho juga menampilkan performa impresif sejak babak ketiga turnamen. The Blues sukses menyingkirkan West Ham United, Newcastle United, dan rival sekota Fulham sebelum akhirnya mengungguli Manchester United dengan keunggulan agregat tipis di babak semifinal.
Menjelang pertandingan final, tensi tinggi sudah terasa di luar lapangan dengan perang urat syaraf antara manajer kedua tim mengenai status favorit juara. Rafael Benitez menyebut tekanan besar berada di pihak Chelsea mengingat investasi besar yang telah mereka keluarkan sepanjang musim.
Kemenangan di Millennium Stadium tersebut memastikan Chelsea mengangkat trofi Piala Liga Inggris untuk ketiga kalinya dalam sejarah klub. Sekaligus menjadi trofi perdana bagi Jose Mourinho selama berkarier di kancah sepak bola Inggris bersama skuad London Biru.