Liverpool sukses memperpanjang catatan rekor impresif sekaligus mencatatkan rekor minor klub dalam hasil imbang dramatis 2-2 saat menghadapi Newcastle United di Stadion St James" Park. Pertandingan pembuka Liga Inggris musim ini berjalan sangat sengit dan diwarnai aksi saling serang sejak menit awal.
Tuan rumah langsung mengejutkan lini pertahanan The Reds ketika laga baru berjalan lima menit melalui serangan balik cepat. Anthony Elanga berhasil melewati pengawalan Milos Kerkez dan melepaskan tembakan akurat yang menjebol gawang Liverpool, sekaligus menjadi gol tercepat yang pernah bersarang di gawang tim Merseyside pada pekan pertama Liga Inggris.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeTertinggal lebih dulu membuat Liverpool berada dalam situasi sulit mengingat rekor tandang mereka yang kurang menguntungkan ketika tertinggal 1-0. Namun, skuad asuhan Matthias Jaissle bangkit di babak kedua dan sukses menyamakan kedudukan lewat sepakan terukur Cody Gakpo dari luar kotak penalti.
Newcastle sempat kembali memimpin melalui aksi cemerlang Joe Willock yang mencetak gol indah lewat sepakan melengkung. Kemenangan yang sudah di depan mata bagi The Magpies akhirnya sirna di ujung laga setelah Lewis Hall melakukan pelanggaran di terlarang.
Reaksi Andoni Iraola Atas Kepulangan Alexander Isak ke St James' Park
Dominik Szoboszlai yang maju sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan. Gol penalti tersebut memastikan Liverpool mempertahankan rekor tidak pernah kalah di laga perdana Premier League dalam 14 musim beruntun.
Pertandingan ini juga diwarnai oleh kembalinya Alexander Isak ke markas Newcastle United untuk pertama kalinya berseragam Liverpool. Mantan penyerang The Magpies tersebut mendapatkan sambutan yang sangat dingin dan penuh tekanan dari publik tuan rumah sepanjang jalannya laga.
Meskipun tampil di bawah tekanan suporter lawan, Isak tercatat kesulitan memberikan dampak maksimal dan melewatkan beberapa peluang emas di depan gawang. Penyerang asal Swedia tersebut gagal melepaskan satupun dribble sukses serta hanya memenangkan sedikit duel perebutan bola.
Pelatih Newcastle United, Andoni Iraola, memberikan pembelaan terhadap anak asuhnya selepas pertandingan terkait atmosfer tidak bersahabat yang diterima sang penyerang. Menurutnya, reaksi keras dari suporter tuan rumah bukanlah sebuah kejutan besar bagi sang pemain dalam laga emosional tersebut.