Manchester United dipastikan gagal mendapatkan tanda tangan bek kiri andalan Club Brugge, Joaquin Seys, pada bursa transfer musim panas ini. Upaya The Red Devils untuk memperkuat sektor bek kiri sebagai alternatif dari target utama, Lewis Hall, terbentur dinding tebal dari pihak klub Belgia tersebut.
Berdasarkan laporan dari media Belgia HLN, pihak manajemen Club Brugge secara tegas menyatakan bahwa Joaquin Seys tidak akan diizinkan meninggalkan klub dalam kondisi apa pun. Pemain berusia 21 tahun itu dianggap sebagai sosok krusial dalam rencana strategis klub untuk menghadapi musim kompetisi mendatang.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeKeseriusan Manchester United dalam perburuan pemain ini sebenarnya sudah ditunjukkan dengan melayangkan tawaran fantastis senilai £34 juta atau sekitar €40 juta. Angka tersebut setara dengan rekor penjualan pemain termahal Club Brugge saat melepas Christos Tzolis ke Arsenal awal musim panas ini.
Meski sempat dikabarkan mempertimbangkan opsi pengganti seperti Tuur Rommens dari Rangers, Club Brugge pada akhirnya memutuskan untuk mempertahankan Joaquin Seys. Pihak klub menegaskan bahwa kepindahan sang pemain musim panas ini sudah benar-benar tertutup rapat.
Target Alternatif Setelah Sulit Dapatkan Lewis Hall
Pencarian bek kiri baru menjadi prioritas bagi direktur rekrutmen Manchester United, Christopher Vivell, untuk memberikan kompetisi sehat bagi Luke Shaw. Lewis Hall dari Newcastle United sebenarnya menjadi target utama, namun negosiasi yang sulit memaksa klub melirik opsi lain.
Joaquin Seys menarik perhatian setelah tampil impresif dalam 55 pertandingan bersama Club Brugge musim lalu. Ia berperan penting membantu klubnya meraih gelar juara liga dan bahkan menembus skuad timnas Belgia di Piala Dunia, di mana performanya melawan bintang Spanyol, Lamine Yamal, menjadi sorotan.
Meski gagal di bursa transfer musim panas, ketertarikan Manchester United diprediksi tidak akan berhenti begitu saja. Kontrak jangka panjang sang pemain yang berlaku hingga 2029 membuat Club Brugge berada dalam posisi kuat untuk menjaga aset berharganya tersebut.
Manchester United kemungkinan besar akan kembali memantau perkembangan Joaquin Seys, terutama setelah sang pemain tampil di Liga Champions. Jika performanya tetap stabil, tidak menutup kemungkinan upaya pengejaran akan kembali dilakukan pada bursa transfer Januari mendatang.