Loading
Nysha Lilly Nysha Lilly
Menu
/home / liga inggris / Profil Manchester City Esports,...
LIGA INGGRIS

Profil Manchester City Esports, Ekspansi Klub Inggris ke Dunia Game

By Chairul Saiful • 3 min read • 8 Agustus 2026
Logo dan tim Manchester City Esports yang berkompetisi di berbagai turnamen global

Logo dan tim Manchester City Esports yang berkompetisi di berbagai turnamen global

Manchester City Esports adalah entitas tim olahraga elektronik yang dimiliki dan dikelola langsung oleh klub sepak bola Premier League, Manchester City FC. Meskipun basis operasi utamanya berada di Inggris, klub berjuluk The Citizens ini melakukan ekspansi strategis dengan membentuk divisi tim di China dan Korea Selatan untuk memperkuat jangkauan global mereka.

Langkah awal Manchester City dalam dunia esports dimulai pada tahun 2016 di Manchester. Fokus awal mereka adalah berkompetisi di turnamen FIFA tingkat Eropa dengan merekrut atlet pertama mereka, Kieran "Kez" Brown. Perjalanan mereka terus berkembang hingga menjalin kemitraan strategis dengan organisasi esports kenamaan, FaZe Clan, pada tahun 2019.

Tidak hanya berfokus pada gim sepak bola, Manchester City melakukan diversifikasi pada Oktober 2021 dengan memasuki ranah Fortnite Battle Royale. Mereka merekrut pemain Amerika, Aidan "Threats" Mong, melalui kampanye pencarian bakat bertajuk City Solos Hunt yang mewajibkan para calon pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka agar mendapatkan kontrak profesional.

Portofolio Manchester City Esports semakin lengkap dengan masuknya mereka ke kompetisi Rocket League pada 4 Desember 2025. Klub mengakuisisi roster yang sebelumnya dikenal sebagai 2 Danes 1 Bruv untuk berlaga dalam Rocket League Championship Series (RLCS), sekaligus menunjukkan keseriusan klub dalam mendominasi berbagai panggung kompetisi esports dunia.

Ekspansi Global ke China dan Korea Selatan

Manchester City Esports China menjadi salah satu bukti ambisi klub dalam menguasai pasar esports Asia. Sejauh ini, fokus utama tim di China adalah pada gim FIFA Online. Saat peluncuran, mereka langsung mengamankan tiga pemain papan atas, termasuk Zhang Jun yang dikenal dengan julukan "ArecaJun", yang merupakan Most Valuable Player pada musim sebelumnya.

Untuk melengkapi skuad yang terdiri dari lima pemain, manajemen Manchester City Esports China membuka peluang bagi para penggemar di Negeri Tirai Bambu. Dua posisi tersisa dalam tim diisi melalui turnamen yang khusus diselenggarakan bagi para pendukung setia klub agar mereka bisa merasakan atmosfer kompetisi profesional.

Sementara itu, Manchester City Esports Korea dibentuk pada tahun 2019. Kehadiran tim ini ditujukan khusus untuk berkompetisi dalam turnamen FIFA Online 4 di Korea Selatan, pasar yang dikenal memiliki ekosistem esports sangat kompetitif dan basis penggemar gim daring yang masif.

Hingga kini, Manchester City terus memperkuat timnya untuk menghadapi tantangan musim terbaru EA FC 25. Dengan mempertahankan pemain kunci seperti Donovan "Tekkz" Hunt dan Matias Bonanno serta memperkuat staf kepelatihan, mereka menargetkan gelar juara eChampions League dan FC Pro World Championship untuk menambah daftar prestasi klub.

Topics
manchester city esports gaming fifa fortnite rocket league premier league
Jurnalis Sepak Bola Internasional

Chairul Saiful adalah jurnalis sepak bola internasional yang berbasis di Ternate. Ia memiliki wawasan luas tentang kompetisi global seperti Piala Dunia, Euro, Liga Champions UEFA, dan turnamen antar klub dari berbagai benua. Tulisannya menghadirkan perspektif global tentang sepak bola, lengkap dengan analisis mendalam dan berita eksklusif dari dunia sepak bola internasional.