Ramires Santos do Nascimento atau yang lebih dikenal sebagai Ramires merupakan mantan pesepak bola profesional asal Brasil yang lahir pada 24 Maret 1987. Dikenal sebagai gelandang tengah yang memiliki stamina luar biasa, ia kerap berperan sebagai pemain box-to-box yang mampu menopang lini pertahanan dan serangan dengan sama baiknya.
Perjalanan karier profesionalnya dimulai dari klub lokal Brasil seperti Joinville sebelum akhirnya memperkuat Cruzeiro. Penampilannya yang konsisten dan daya tahan tubuhnya yang luar biasa saat berlari membuat para suporter menjulukinya sebagai Queniano Azul atau "Blue Kenyan" karena dianggap mirip dengan pelari maraton asal Kenya.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribePada tahun 2009, Ramires memutuskan merantau ke Eropa dengan bergabung bersama klub Portugal Benfica. Di musim pertamanya, ia langsung menjadi pemain kunci yang membantu Benfica meraih gelar juara Primeira Liga serta Taca da Liga sebelum akhirnya menarik minat klub-klub raksasa benua biru.
Puncak kejayaan karier klubnya dirasakan saat ia diboyong oleh klub Liga Inggris Chelsea pada musim panas 2010. Bersama skuad The Blues, gelandang berjuluk Rambo ini sukses menyapu bersih berbagai gelar juara domestik maupun kompetisi elit antarklub Eropa.
Karier Internasional dan Momen Ikonik Bersama Chelsea
Selain sukses di level klub, Ramires juga menjadi andalan di tim nasional Brasil dengan mencatatkan 52 penampilan resmi. Ia turut ambil bagian dalam skuad Selecao yang menjuarai Piala Konfederasi FIFA 2009 serta berlaga di ajang akbar Piala Dunia 2010 dan 2014.
Salah satu momen paling ikonik dalam karier Ramires terjadi di semifinal Liga Champions 2012 saat ia mencetak gol lob spektakuler ke gawang Barcelona di Camp Nou. Gol tersebut membantu Chelsea lolos ke babak final meski dirinya harus absen di laga puncak akibat akumulasi kartu kuning.
Kontribusi besarnya di lini tengah Chelsea juga ditandai dengan torehan gol penting di final Piala FA 2012 saat menghadapi Liverpool. Berkat kerja keras, kecepatan, dan determinasi tinggi di lapangan, ia sempat dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pilihan Pemain di klub London tersebut.
Setelah malang melintang di kancah sepak bola internasional termasuk berkarier di Liga Super China bersama Jiangsu Suning, Ramires resmi gantung sepatu. Hingga kini, namanya tetap dikenang sebagai salah satu gelandang pekerja keras paling sukses yang pernah lahir dari tanah Brasil.