Loading
Nysha Lilly Nysha Lilly
Menu
/home / liga inggris / Profil Toughsheet Community Stadium,...
LIGA INGGRIS

Profil Toughsheet Community Stadium, Kandang Ikonik Bolton Wanderers

By Aan Sukrisna • 2 min read • 13 Agustus 2026
Toughsheet Community Stadium kandang Bolton Wanderers di Greater Manchester

Toughsheet Community Stadium kandang Bolton Wanderers di Greater Manchester

Toughsheet Community Stadium merupakan stadion sepak bola modern yang terletak di Horwich, Bolton, Greater Manchester, Inggris, serta berfungsi sebagai kandang utama bagi klub Bolton Wanderers dengan kapasitas mencapai 28.723 penonton. Stadion ini diresmikan pada tahun 1997 untuk menggantikan stadion lama klub, Burnden Park, yang sudah mulai menua dan tidak lagi memenuhi standar liga modern saat itu.

Sepanjang sejarah berdirinya, stadion megah ini telah mengalami beberapa kali pergantian nama akibat kerja sama hak penamaan komersial dengan berbagai perusahaan. Saat pertama kali dibuka pada tahun 1997, stadion ini dikenal sebagai Reebok Stadium berkat kerja sama dengan merek pakaian olahraga Reebok yang menjadi sponsor utama klub kala itu.

Seiring berjalannya waktu dan pergantian manajemen klub, hak penamaan stadion berpindah tangan ke beberapa perusahaan lain seperti merek pakaian olahraga asal Italia Macron pada tahun 2014, kemudian berganti menjadi University of Bolton Stadium pada tahun 2018, hingga akhirnya resmi dinamai Toughsheet Community Stadium sejak Juli 2023.

Selain menjadi arena utama bagi pertandingan kandang Bolton Wanderers di kompetisi sepak bola Inggris, stadion berkapasitas all-seater ini juga dirancang multifungsi untuk menggelar berbagai acara besar lainnya, termasuk konser musik dari musisi papan atas dunia, pertandingan uni rugby, liga rugby, hingga ajang tinju profesional.

Transformasi dan Fasilitas Modern Toughsheet Community Stadium

Kompleks stadion ini dibangun dengan desain arsitektur gabled yang khas serta dilengkapi fasilitas pendukung yang lengkap, termasuk sebuah hotel terpadu di mana beberapa kamar tamunya menawarkan pemandangan langsung ke arah lapangan hijau. Hal ini memberikan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung dan suporter yang datang langsung ke lokasi.

Perjuangan Bolton Wanderers untuk keluar dari stadion lama Burnden Park dimulai ketika peraturan ketat stadion all-seater diberlakukan pada awal tahun 1990-an menyusul terbitnya Laporan Taylor. Manajemen klub kemudian memutuskan untuk memindahkan markas tim ke kawasan Horwich demi membangun masa depan yang lebih kompetitif di kancah sepak bola Inggris.

Dukungan masif dari para suporter setia turut mengiringi perjalanan panjang stadion ini, termasuk kehadiran kelompok pendukung fanatik serta berdirinya patung perunggu legenda klub Nat Lofthouse di area sekitar stadion sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya bagi Bolton Wanderers.

Dengan akses transportasi publik yang memadai seperti Stasiun Horwich Parkway di dekatnya serta berbagai fasilitas penunjang yang terus diperbarui, Toughsheet Community Stadium tetap menjadi salah satu ikon penting dalam lanskap dunia olahraga di wilayah Greater Manchester.

Topics
toughsheet community stadium bolton wanderers stadion sepak bola liga inggris greater manchester horwich sepak bola olahraga
Jurnalis Sepak Bola & Liga Inggris

Aan Sukrisna adalah jurnalis sepak bola yang berbasis di Bandung dengan fokus utama pada Liga Inggris dan kompetisi Eropa. Berbekal pengalaman meliput berbagai pertandingan besar, ia menyajikan berita akurat tentang Premier League, transfer pemain, dan analisis taktik pertandingan. Dedikasinya pada dunia sepak bola membuat tulisannya selalu dinanti penggemar sepak bola Indonesia.