Proses transfer Ezri Konsa dari Aston Villa ke Arsenal diprediksi bakal menemui jalan terjal menyusul sikap tegas klub yang mematok harga tinggi. Mantan striker Aston Villa Emile Heskey secara khusus memperingatkan klub agar tidak melepas sang bek tengah andalan ke Emirates Stadium pada bursa transfer musim panas ini.
Arsenal dikabarkan memburu tanda tangan pemain Timnas Inggris tersebut sebagai langkah antisipasi cedera panjang yang dialami oleh William Saliba. Meski demikian, kubu The Gunners baru melayangkan tawaran di angka 30 juta poundsterling, jauh dari permintaan Aston Villa yang mematok banderol sebesar 60 juta poundsterling.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeHeskey menilai bahwa Aston Villa harus mulai menunjukkan ambisi besar dengan mempertahankan pemain kunci mereka alih-alih terus melepas pilar utama setiap tahunnya. Terlebih lagi, klub yang bermarkas di Villa Park itu telah kehilangan sejumlah pemain penting sebelumnya seperti Morgan Rogers dan Youri Tielemans.
"Sebagai pemain, Anda mungkin ingin pergi ke Liga Champions, tetapi sebagai klub, Anda harus mempertahankan pemain seperti itu, terutama jika Anda memiliki ambisi besar," ujar Heskey dalam wawancara eksklusif.
Perbandingan Statistik Ezri Konsa dan William Saliba
Lebih lanjut, Heskey menegaskan bahwa manajemen klub tidak bisa terus-menerus bergantung pada kemampuan manajer dalam meracik strategi setelah kehilangan pemain bintang. Keyakinan untuk menjaga keutuhan skuad menjadi kunci utama bagi Aston Villa jika ingin bersaing di level tertinggi Premier League.
Hingga saat ini, masa depan Ezri Konsa masih menjadi topik hangat di bursa transfer. Kecuali Arsenal bersedia melipatgandakan tawaran mereka, kepindahan bek berusia 28 tahun itu tampaknya sulit terwujud dalam waktu dekat.
Performa Ezri Konsa kerap dibandingkan dengan William Saliba yang menjadi andalan lini belakang Arsenal. Dari segi akurasi umpan, Konsa bahkan mencatatkan persentase keberhasilan operan yang sedikit lebih unggul dibanding bek asal Prancis tersebut.
Berdasarkan data Premier League, Konsa membukukan tingkat akurasi umpan mencapai 95,5 persen, sementara Saliba berada di angka 92,9 persen. Meskipun demikian, Saliba tetap mendominasi dalam aspek duel udara, tekel sukses, serta duel keseluruhan per 90 menit.