Bahasa Catalan adalah bahasa Roman barat yang penutur aslinya berada di wilayah timur Semenanjung Iberia. Bahasa ini memiliki status resmi bersama bahasa Spanyol di tiga komunitas otonom di timur Spanyol yaitu Catalonia, Kepulauan Balearic, serta Komunitas Valencia, dan menjadi bahasa resmi tunggal di Andorra.
Berdasarkan catatan sejarah, bahasa ini berkembang dari bahasa Latin Vulgar pada Abad Pertengahan di sekitar Pegunungan Pyrenees bagian timur. Bahasa Catalan sempat menjadi bahasa resmi di Kepangeranan Catalonia serta Kerajaan Valencia dan Mallorca pada masa kejayaan Mahkota Aragon.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeMeskipun sempat mengalami masa surut dan tekanan politik di bawah pemerintahan monarki absolut serta rezim diktator, bahasa Catalan berhasil bangkit melalui proses normalisasi dan kebangkitan sastra. Wilayah penutur bahasa ini kini mencakup sebagian wilayah Prancis hingga kota Alghero di Sardinia, Italia.
Dari segi penamaan, kata Catalan berasal dari wilayah teritorial Catalonia yang berakar dari istilah historis penjelajahan bangsa Goth di Eropa. Penggunaan bahasa ini terus dilestarikan oleh jutaan penutur asli yang tersebar di berbagai kawasan Mediterania hingga saat ini.
Perjalanan Sejarah dan Evolusi Bahasa Catalan
Evolusi bahasa Catalan bermula sejak abad ke-9 dari bahasa Latin Vulgar di kedua sisi ujung timur Pegunungan Pyrenees. Para penguasa Catalan memperluas wilayah kekuasaan mereka ke selatan dan barat seiring dengan pergeseran teritorial pada masa lampau.
Memasuki Abad Pertengahan Rendah, bahasa Catalan mencapai zaman keemasannya dengan lahirnya berbagai karya sastra monumental seperti tulisan polymath asal Mallorca Ramon Llull serta karya penyair dari sekolah Valencia.
Perubahan besar terjadi pada abad ke-18 setelah Perang Suksesi Spanyol ketika monarki absolut memberlakukan dekrit asimilasi untuk menyatukan wilayah di bawah pengaruh bahasa Kastilia. Kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap penurunan penggunaan bahasa Catalan di ranah pemerintahan dan sastra.
Kendati demikian, upaya pelestarian terus digalakkan hingga era modern melalui pengakuan resmi oleh lembaga kebudayaan serta pemerintah daerah di wilayah-wilayah yang menjadi kantong penutur bahasa Catalan.