Berdasarkan laporan media olahraga internasional, atmosfer kompetisi Liga Profesional Argentina dikenal sangat kejam bagi para juru taktik. Tekanan suporter dan manajemen klub membuat kursi kepelatihan menjadi salah satu posisi paling berisiko tinggi di dunia sepak bola akibat minimnya toleransi terhadap hasil buruk.
Mengutip data rekapitulasi klub, gelombang pergantian pelatih ini melibatkan banyak nama besar di kancah sepak bola Amerika Selatan. Sejumlah klub elite seperti River Plate, Boca Juniors, Racing Club, hingga San Lorenzo tercatat beberapa kali melakukan perombakan di kursi kepelatihan demi mendongkrak performa tim.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeSebagaimana diberitakan oleh berbagai sumber, pemecatan dan pengunduran diri tersebut mayoritas didorong oleh rentetan hasil minor di kompetisi domestik maupun turnamen kontinental. Para manajemen klub tidak ragu untuk mengakhiri kontrak lebih cepat ketika target yang dicanangkan gagal tercapai di paruh musim kompetisi.
Fenomena tingginya angka pergantian pelatih ini sekaligus mempertegas kultur sepak bola Argentina yang menuntut kemenangan instan di setiap pekannya. Jarang sekali proyek jangka panjang dapat bertahan di tengah tuntutan suporter yang menginginkan trofi di setiap ajang yang diikuti.