Sebagaimana diberitakan oleh Cadena SER, manajemen Rayo Vallecano secara terbuka melancarkan serangan verbal terhadap Kementerian Kebudayaan, Pariwisata, dan Olahraga Komunitas Madrid. Melalui pernyataan resmi sepanjang sembilan halaman, klub yang dipimpin oleh Raúl Martín Presa itu menyebut pihak pemda sebagai "satu-satunya pihak yang bertanggung jawab" atas kegagalan tim menggelar laga kandang di Stadion Vallecas pada awal musim ini.
Dalam laporan tersebut, pihak klub mengecam tindakan pemerintah daerah yang dituding menyembunyikan dokumen audit terkait stadion selama lebih dari tujuh bulan. Menurut keterangan klub, dokumen yang mendasari pencabutan izin konsesi stadion tersebut pertama kali dibuat dalam format digital pada 12 Desember 2025, namun baru resmi diformalkan dan diserahkan pada pertengahan Juli 2026.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeRayo Vallecano juga menyoroti proses inspeksi yang dinilai sangat ganjil karena auditor turun ke lapangan tanpa mengenakan identitas resmi dan tidak melakukan pengujian teknis secara layak. Berdasarkan dokumen yang ada, klub menyatakan bahwa tidak pernah ada insiden atau masalah keamanan, aksesibilitas, maupun kesehatan yang membahayakan penonton dan pemain dalam lebih dari 200 pertandingan kandang yang telah digelar selama satu dekade terakhir.
Mengutip laporan media setempat, pihak klub meyakini bahwa keterlambatan publikasi laporan tersebut mengindikasikan adanya motif lain di balik pencabutan izin konsesi Stadion Vallecas. Hingga kini, manajemen terus mendesak otoritas terkait untuk segera memulihkan status stadion agar suporter dapat kembali menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga di kandang sendiri.