Istilah double dalam dunia sepak bola merujuk pada pencapaian luar biasa ketika sebuah klub berhasil menjuarai liga kasta tertinggi di suatu negara serta kompetisi piala domestik utamanya dalam musim yang sama. Pencapaian bergengsi ini menjadi tolok ukur dominasi absolut sebuah tim atas rival-rival domestik mereka sepanjang musim kompetisi berlangsung.
Klub pertama dalam sejarah yang sukses mencatatkan prestasi gemilang ini adalah Preston North End pada tahun 1889. Mereka berhasil mengawinkan gelar juara The Football League pada musim perdananya dengan trofi FA Cup secara bersamaan, sebuah tonggak sejarah yang kemudian menginspirasi banyak klub lain di berbagai belahan dunia.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeSeiring berjalannya waktu, berbagai negara mencatatkan rekor unik terkait peraih gelar ganda terbanyak di kompetisi masing-masing. Di Irlandia Utara misalnya, klub Linfield memegang rekor dunia dengan koleksi total 25 gelar double, sementara di belahan dunia lain seperti Afrika Selatan dan Trinidad dan Tobago, persaingan antar-klub peraih gelar ganda tergolong sangat ketat.
Beralih ke daratan Eropa, raksasa Jerman Bayern Munich mendominasi era modern Bundesliga dengan torehan 14 gelar double, di mana beberapa di antaranya bahkan ditingkatkan menjadi treble winner termasuk trofi Liga Champions UEFA. Di Portugal, klub penguasa liga Benfica memimpin rekor nasional dengan koleksi sebelas gelar dobrazinha.
Sejarah Unik Kompetisi dan Rekor Klub Peraih Gelar
Dinamika perolehan gelar double di berbagai negara seringkali diwarnai oleh sejarah politik dan perubahan format kompetisi lokal yang menarik. Di Jerman, pembentukan kompetisi piala sempat terhenti akibat Perang Dunia II dan baru dilanjutkan kembali dengan trofi baru pasca-era rezim Nazi.
Sementara itu, beberapa klub juga mencatatkan catatan rekor yang luar biasa seperti Bayer Leverkusen yang pernah mengamankan gelar double domestik tanpa tersentuh satupun kekalahan di sepanjang musim kompetisi. Catatan semacam ini mempertegas betapa sulit dan langkanya untuk mempertahankan konsistensi performa di dua ajang berbeda.
Di kancah domestik lainnya seperti di Luxembourg, gelar double menjadi pencapaian puncak yang paling diimpikan oleh klub-klub lokal karena kesempatan tampil di turnamen level benua yang sangat terbatas. Klub seperti Jeunesse Esch dan F91 Dudelange mencatatkan sejarah manis dengan mengoleksi masing-masing delapan gelar ganda.
Melalui tradisi panjang yang terus dijaga hingga saat ini, perebutan gelar double winner selalu menjadi daya tarik tersendiri yang membuktikan kapasitas mental, kedalaman skuad, serta konsistensi sebuah tim sepak bola profesional.