Klub Segunda Division Celta Fortuna menghadapi situasi overbooking di sektor penjaga gawang dengan keberadaan empat kiper sekaligus menjelang penutupan bursa transfer musim ini. Pelatih Fredi Alvarez harus segera memutuskan masa depan para penjaga gawangnya karena aturan skuad mengharuskan salah satu dari mereka harus meninggalkan klub sebelum batas waktu pendaftaran ditutup.
Tidak ada kejutan berarti dalam susunan pemain saat menghadapi Cadiz pada laga pembuka kompetisi lalu. Pilihan utama jatuh kepada Coke Carrillo meskipun sang penjaga gawang sama sekali tidak mendapatkan kesempatan bermain selama masa pramusim bersama tim filial karena harus mengikuti dinamika skuad tim utama.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeKembalinya Carrillo ke tim junior terjadi setelah pelatih Claudio Giraldez menerima kedatangan kiper asal Turki Altay Bayindir di tim utama Celta de Vigo. Situasi ini membuat persaingan di bawah mistar gawang Celta Fortuna semakin ketat dengan menumpuknya talenta muda berbakat di posisi penjaga gawang.
Saat menghadapi skuad Cadiz di laga pembuka, posisi bangku cadangan diisi oleh kiper asal Brasil Caio Barone bersama pemain akademi Marcos González. Sementara itu, Izan Server yang baru dipromosikan dari tim juvenil harus absen karena memperkuat tim nasional Kanada di ajang turnamen CONCACAF Sub-20.
Masa Depan Penjaga Gawang Bergantung Kepada Tim Utama
Peluang bagi ketiga kiper pelapis Celta Fortuna untuk bertahan di klub hingga lewat tanggal 1 September mendatang sangat bergantung pada pergerakan transfer di tim utama. Ivan Villar yang saat ini menjadi opsi ketiga bagi Giraldez dikabarkan harus hengkang agar salah satu kiper tim junior dapat naik pangkat menjadi pelapis utama di skuad senior.
Namun, skenario tersebut tampaknya sulit terwujud dalam waktu dekat karena penjaga gawang asal Aldan tersebut tidak memiliki rencana untuk meninggalkan Vigo sebelum kontraknya resmi berakhir. Kondisi ini membuat manajemen klub harus memutar otak untuk menyelesaikan persoalan menumpuknya pemain di posisi penjaga gawang.
Di sisi lain, para pesaing Carrillo yang berusia 24 tahun merupakan proyek investasi jangka panjang bagi klub. Marcos González yang baru berusia 20 tahun bersama Izan Server yang berumur 19 tahun telah memperpanjang kontrak mereka dalam beberapa bulan terakhir demi mengamankan masa depan di klub.
Sementara itu, penjaga gawang muda asal Brasil Caio Barone telah diikat dengan kontrak jangka panjang yang mengabdi hingga tahun 2028 mendatang. Keputusan final terkait siapa kiper yang harus meninggalkan klub diperkirakan akan segera diambil oleh manajemen Celta Fortuna dalam beberapa hari kedepan.