Spanyol keluar sebagai juara Piala Dunia 2010 setelah menaklukkan Belanda dengan skor tipis 1-0 di partai final yang dihelat di Stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan. Pertandingan puncak yang berlangsung pada 11 Juli 2010 tersebut menyajikan duel ketat dua kekuatan sepak bola Eropa yang sama-sama memburu trofi Piala Dunia pertama sepanjang sejarah negara mereka.
"Pertandingan berjalan sangat sengit dengan tempo tinggi dan kedua tim saling memperagakan permainan terbaik untuk mengamankan gelar juara," ujar salah satu pengamat sepak bola menyoroti jalannya duel pemungkas tersebut. Sepanjang waktu normal 90 menit, lini pertahanan kedua kesebelasan tampil begitu disiplin sehingga memaksa pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribePeluang emas sempat diciptakan oleh penyerang sayap Belanda Arjen Robben pada babak kedua ketika berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang Spanyol Iker Casillas. Namun, ketenangan Casillas dalam membaca arah bola berhasil menggagalkan peluang bersih tersebut dengan kakinya, sementara sejumlah peluang dari Sergio Ramos dan David Villa di kubu La Furia Roja juga belum mampu memecah kebuntuan.
Memasuki babak perpanjangan waktu, petaka menghampiri kubu De Oranje setelah bek John Heitinga diganjar kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan akibat kartu merah. Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Spanyol akhirnya sukses mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-116 lewat sepakan keras kaki kanan Andres Iniesta memanfaatkan umpan matang dari Cesc Fabregas.
Perjalanan Panjang Menuju Panggung Final Johannesburg
Gol dramatis dari Andres Iniesta tersebut memastikan kemenangan 1-0 bagi Spanyol sekaligus mencatatkan sejarah baru sebagai tim Eropa pertama yang mampu menjadi juara Piala Dunia di luar benua Eropa. Keberhasilan di Johannesburg ini juga mengukuhkan dominasi emas sepak bola Spanyol yang sebelumnya juga sukses menjuarai ajang Euro 2008.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Belanda yang harus kembali puas menjadi runner-up untuk ketiga kalinya setelah kegagalan serupa pada tahun 1974 dan 1978. Meskipun gagal di partai puncak, skuad asuhan Bert van Marwijk sempat mencatatkan perjalanan impresif termasuk menyapu bersih seluruh kemenangan di babak kualifikasi.
Langkah Spanyol menuju partai puncak Piala Dunia 2010 diawali dengan status sebagai juara Grup H meskipun sempat menelan satu kekalahan di fase grup. Skuad asuhan Vicente del Bosque kemudian menunjukkan mental juara di fase gugur dengan menyingkirkan tim-tim tangguh seperti Portugal di babak 16 besar, Paraguay di perempat final, dan Jerman di semifinal.
Sementara itu, Belanda melaju ke final dengan rekor sempurna setelah menyapu bersih tiga pertandingan fase Grup E melawan Denmark, Jepang, dan Kamerun. Tim Oranye kemudian melanjutkan dominasi mereka di fase gugur dengan mengandaskan perlawanan Slovakia, menyingkirkan favorit juara Brasil di perempat final, serta membungkam Uruguay di babak semifinal.