Kevin Lamour resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai petinggi FIFA setelah diberhentikan dari jabatannya. Dalam sebuah pesan perpisahan yang ditujukan kepada seluruh staf organisasi, pria asal Prancis ini menyampaikan salam perpisahan tanpa menyinggung nama Presiden FIFA, Gianni Infantino, sama sekali.
Dalam pesan yang bocor ke publik tersebut, Kevin Lamour mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom. "Saya ingin berterima kasih kepada Mattias atas kepercayaannya. Tugasnya tidak mudah, dan dia melakukan segala yang mungkin untuk melindungi kepentingan FIFA," tulis Lamour dalam pesannya.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeSelain kepada petinggi organisasi, Lamour juga memberikan apresiasi khusus kepada koleganya serta Arsene Wenger, yang ia sebut sebagai sumber inspirasi dalam bekerja. Ia mengakui adanya tantangan besar selama dua tahun menjabat dan sempat memohon maaf jika kontribusinya belum memenuhi ekspektasi banyak pihak di dalam organisasi.
Lamour menekankan bahwa dedikasi para staf adalah nyawa dari organisasi sepak bola dunia tersebut. "Anda adalah FIFA. Dan tanpa Anda, FIFA bukanlah apa-apa," tegasnya dalam kutipan pesan yang menyentuh hati para pegawai di kantor pusat FIFA tersebut.
Pesan Tersirat Soal Integritas dan Keadilan
Di penghujung pesannya, Kevin Lamour meninggalkan kalimat yang cukup provokatif terkait kondisi internal FIFA saat ini. Ia menyinggung pentingnya memilih jalan yang benar daripada sekadar jalan yang mudah dalam menjalankan roda organisasi.
"Dernier point et non des moindres, n’oubliez jamais que dans la vie, il ne s’agit pas de faire ce qui est facile; il s’agit de faire ce qui est juste," tulis Lamour yang jika diterjemahkan berarti jangan pernah lupa bahwa hidup bukan tentang melakukan yang mudah, tapi melakukan apa yang benar.
Meskipun FIFA saat ini sedang melewati masa-masa sulit, Lamour tetap optimistis bahwa segala sesuatunya akan membaik di masa depan. Ia menutup pesannya dengan pesan filosofis bahwa segala sesuatu yang belum berakhir akan menemukan titik terang pada waktunya.
Menariknya, meskipun ia berterima kasih kepada banyak rekan, tidak ada satu pun ucapan untuk Gianni Infantino. Lamour justru tercatat memberikan ucapan terima kasih kepada Gianni Manca, yang merupakan kepala kantor FIFA, mempertegas jarak hubungan dengan sang presiden.