Loading
Nysha Lilly Nysha Lilly
Menu
/home / internasional / Mengenal Piala Dunia 1970 Mexico,...
INTERNASIONAL

Mengenal Piala Dunia 1970 Mexico, Gelar Ketiga Brasil dan Dominasi Pelé

By Chairul Saiful • 2 min read • 13 Agustus 2026
Tim nasional Brasil merayakan gelar juara pada Piala Dunia 1970 Mexico

Tim nasional Brasil merayakan gelar juara pada Piala Dunia 1970 Mexico

Piala Dunia 1970 Mexico menjadi edisi kesembilan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia yang berlangsung pada 31 Mei hingga 21 Juni 1970. Ajang ini mengukir sejarah baru sebagai gelaran Piala Dunia pertama yang diselenggarakan di luar benua Eropa dan Amerika Selatan, sekaligus menjadi turnamen perdana di kawasan Amerika Utara.

Sebanyak 16 negara bertarung di putaran final setelah melalui proses kualifikasi panjang yang diikuti 75 tim dari berbagai benua. Turnamen ini juga diwarnai oleh penampilan perdana tiga tim debutan, yakni El Salvador, Israel, dan Maroko, yang memberikan warna baru dalam persaingan sepak bola global.

Meskipun para pemain harus menghadapi tantangan berat berupa cuaca panas menyengat dan ketinggian geografis Meksiko di atas 1.500 meter dari permukaan laut, kompetisi ini justru menyajikan permainan menyerang yang luar biasa. Rata-rata gol per pertandingan yang tercipta pada edisi ini bahkan menjadi salah satu rekor tertinggi yang sulit ditandingi oleh gelaran-gelaran berikutnya.

Selain aksi memukau di atas lapangan hijau, Piala Dunia 1970 Mexico juga mencetak rekor penonton berkat kemajuan teknologi komunikasi satelit. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pertandingan Piala Dunia disiarkan secara langsung ke seluruh penjuru dunia dan ditayangkan dalam format siaran televisi berwarna.

Keperkasaan Brasil dan Rekor Siaran Televisi Berwarna

Pelé

Tim nasional Brasil tampil sangat dominan sepanjang turnamen dengan menyapu bersih enam pertandingan dari babak grup hingga partai final dengan kemenangan. Dipimpin oleh kapten Carlos Alberto serta diperkuat bintang-bintang legendaris seperti Pelé, Gérson, Jairzinho, Rivellino, dan Tostão, skuad ini kerap disebut sebagai tim sepak bola terbaik sepanjang masa.

Pada laga final yang berlangsung di Estadio Azteca, Mexico City, Brasil sukses menundukkan Italia dengan skor telak 4-1. Kemenangan fantastis tersebut membawa Seleção mengamankan gelar juara dunia ketiga mereka, yang membuat Brasil berhak menyimpan Trofi Jules Rimet secara permanen sebelum digantikan trofi baru pada edisi 1974.

Dalam perjalanannya menuju tangga juara, Brasil mencatatkan pencapaian unik dengan mengalahkan tim-tim kuat pemilik gelar juara dunia dan juara benua, seperti Inggris dan Uruguay. Catatan ini menjadikan Brasil sebagai satu-satunya tim pemenang yang berhasil menumbangkan jawara Eropa dan Amerika Selatan sekaligus sang juara bertahan dalam satu edisi turnamen.

Penyelenggaraan turnamen di lima stadion megah Meksiko ini pada akhirnya sukses mengubah wajah sepak bola modern. Kombinasi permainan menyerang yang menghibur, kehadiran siaran warna interkontinental, serta dominasi mutlak tim Brasil membuat Piala Dunia 1970 Mexico selalu dikenang sebagai salah satu edisi paling ikonik dalam sejarah olahraga.

Topics
piala dunia 1970 piala dunia 1970 mexico brasil juara pelé sejarah sepak bola fifa world cup estadio azteca
Jurnalis Sepak Bola Internasional

Chairul Saiful adalah jurnalis sepak bola internasional yang berbasis di Ternate. Ia memiliki wawasan luas tentang kompetisi global seperti Piala Dunia, Euro, Liga Champions UEFA, dan turnamen antar klub dari berbagai benua. Tulisannya menghadirkan perspektif global tentang sepak bola, lengkap dengan analisis mendalam dan berita eksklusif dari dunia sepak bola internasional.