Loading
Nysha Lilly Nysha Lilly
Menu
/home / internasional / Mengenal Sejarah Trofi Si Kuping...
INTERNASIONAL

Mengenal Sejarah Trofi Si Kuping Besar UEFA Champions League

By Chairul Saiful • 3 min read • 13 Agustus 2026
Trofi UEFA Champions League yang dikenal dengan julukan Si Kuping Besar

Trofi UEFA Champions League yang dikenal dengan julukan Si Kuping Besar

European Champion Clubs" Cup atau yang lebih dikenal dengan sebutan European Cup merupakan trofi bergengsi yang dianugerahkan UEFA kepada klub pemenang UEFA Champions League setiap tahunnya. Nama kompetisi ini sempat identik dengan nama trofinya sebelum akhirnya berganti menjadi UEFA Champions League sejak musim 1992-1993.

Trofi yang kita kenal sekarang bukanlah versi asli yang digunakan pada masa awal kompetisi. Desain trofi orisinal yang disumbangkan oleh surat kabar olahraga Prancis, L'Equipe, telah diberikan secara permanen kepada Real Madrid pada Maret 1967 sebagai bentuk apresiasi atas dominasi mereka yang memenangkan lima edisi pertama secara berturut-turut.

Desain ikonik "Si Kuping Besar" yang digunakan saat ini mulai diperkenalkan pada tahun 1967. Trofi ini dipesan oleh UEFA kepada seorang perajin perhiasan asal Bern, Swiss, bernama Jörg Stadelmann dengan biaya mencapai 10.000 Swiss francs, memiliki tinggi 74 cm, serta berat mencapai 11 kg.

Bentuk unik pada bagian pegangan trofi inilah yang melahirkan julukan populer dalam berbagai bahasa, seperti "La Orejona" di Spanyol, "La Coppa dalle grandi orecchie" di Italia, hingga "Si Kuping Besar" di Indonesia. Trofi yang digunakan saat ini merupakan iterasi keenam yang sudah dipakai sejak tahun 2006.

Aturan Baru dan Evolusi Badge of Honour

Uefa champions league

Sejak tahun 2009, UEFA menerapkan aturan ketat bahwa trofi asli akan selalu berada dalam pengawasan dan kepemilikan UEFA. Klub pemenang kini hanya menerima replika berukuran penuh dengan nama klub yang diukir sebagai kenang-kenangan resmi dari ajang tersebut.

Sebelum aturan baru tersebut diberlakukan, klub memiliki kesempatan untuk menyimpan trofi asli secara permanen apabila berhasil memenangkan lima gelar juara secara keseluruhan atau tiga gelar juara berturut-turut. Saat ini, hanya segelintir klub elit Eropa yang berhasil mencapai prestasi tersebut.

Sebagai identitas klub yang sukses memenangkan trofi secara permanen, UEFA memperkenalkan "multiple-winner badge" atau yang sering disebut sebagai "badge of honour". Logo ini disematkan pada lengan baju pemain selama pertandingan berlangsung untuk menunjukkan status klub tersebut di Eropa.

Evolusi emblem ini terus berlanjut hingga musim 2021-2022, di mana UEFA mengintegrasikan badge tersebut ke dalam desain "Starball Badge" yang lebih modern. Inovasi ini memastikan bahwa sejarah kejayaan klub tetap terpatri pada seragam mereka meskipun kepemilikan trofi fisik telah menjadi sepenuhnya milik otoritas tertinggi sepak bola Eropa.

Topics
uefa champions league sepak bola eropa sejarah trofi uefa real madrid
Jurnalis Sepak Bola Internasional

Chairul Saiful adalah jurnalis sepak bola internasional yang berbasis di Ternate. Ia memiliki wawasan luas tentang kompetisi global seperti Piala Dunia, Euro, Liga Champions UEFA, dan turnamen antar klub dari berbagai benua. Tulisannya menghadirkan perspektif global tentang sepak bola, lengkap dengan analisis mendalam dan berita eksklusif dari dunia sepak bola internasional.