Dalian Atkinson adalah mantan penyerang profesional asal Inggris yang namanya melekat kuat di kancah sepak bola era 1980-an hingga 1990-an. Sepanjang perjalanan kariernya di lapangan hijau, ia pernah memperkuat sejumlah klub papan atas seperti Ipswich Town, Sheffield Wednesday, Aston Villa, hingga Manchester City.
Lahir pada 21 Maret 1968, Atkinson mulai mencuri perhatian publik sepak bola Inggris sejak usia remaja saat membela Ipswich Town berkat kecepatan dan kelincahannya di lini depan. Ketajamannya kemudian membawa dirinya melanglang buana, termasuk berkarier di luar negeri membela klub Spanyol Real Sociedad, klub Turki Fenerbahçe, hingga menjajal liga di Arab Saudi dan Korea Selatan.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribePuncak kejayaan karier klubnya dirasakan saat berseragam Aston Villa ketika ia sukses mencetak gol perdana klub di ajang Premier League serta menjuarai Football League Cup pada tahun 1994. Selain itu, aksi individu cemerlangnya saat melawan Wimbledon juga pernah diganjar penghargaan gol terbaik musim tersebut.
Namun, lembaran hidup mantan penyerang berbakat ini harus berakhir secara tragis pada Agustus 2016 setelah insiden penindakan kepolisian di Telford yang berujung pada proses hukum bersejarah bagi aparat penegak hukum di Inggris.
Akhir Tragis Mantan Bintang Aston Villa dan Vonis Hukum Polisi
Kematian Dalian Atkinson pada 15 Agustus 2016 di luar kediaman keluarganya di Telford meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola Inggris. Peristiwa kelam tersebut terjadi ketika kepolisian merespons panggilan darurat terkait kondisi mental Atkinson yang sedang mengalami depresi berat.
Dalam penanganan tersebut, petugas kepolisian melumpuhkan korban menggunakan taser dan tindakan fisik berlebihan hingga memicu serangan jantung yang merenggut nyawanya di usia 48 tahun. Kasus kematian sang mantan atlet kemudian berlanjut ke meja hijau sebagai investigasi panjang yang menyita perhatian publik.
Pada pertengahan tahun 2021, proses peradilan mencatat sejarah ketika petugas kepolisian bernama Benjamin Monk dinyatakan bersalah atas tindak pidana pembunuhan tidak sengaja atau manslaughter. Hakim menjatuhkan vonis hukuman penjara selama delapan tahun kepada oknum aparat tersebut.
Putusan pengadilan ini menandai momen penting dalam penegakan hukum di Inggris karena menjadi kasus pertama dalam kurun waktu lebih dari 30 tahun di mana seorang polisi aktif dijatuhi hukuman penjara atas tindakan fatal saat menjalankan tugas.