Proses transfer Marc Casado dari Barcelona ke Manchester United diprediksi bakal segera rampung dalam waktu dekat seiring rencana kepindahan Rodri ke Camp Nou. Kedatangan gelandang top tersebut membuat posisi Casado di skuad Blaugrana terancam dan membuka peluang lebar bagi klub-klub top Eropa untuk mendapatkannya.
Pemain berusia 22 tahun itu dikabarkan telah menerima kenyataan bahwa waktunya bersama raksasa Catalan telah berakhir. Meskipun ada minat dari klub Liga Pro Saudi, preferensi utama Casado adalah tetap berkarier di salah satu liga top Eropa demi menjaga konsistensi permainannya.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeManchester United dikabarkan siap memanfaatkan situasi ini dengan menyiapkan mahar sebesar 30 juta euro atau sekitar 25,6 juta poundsterling. Kontak awal antara manajemen Setan Merah dan pihak Barcelona dilaporkan sudah mulai diinisiasi untuk menjajaki kemungkinan kepindahan sang gelandang.
Kehadiran Casado dinilai bakal memberikan kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan oleh Michael Carrick, terutama setelah Manchester United kembali berlaga di ajang Liga Champions musim ini. Meski persaingan lini tengah cukup ketat, menit bermain yang lebih banyak di Old Trafford tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi sang pemain.
Catatan Statistik Mengesankan dan Alasan Casado Layak Diburu
Meskipun minim kesempatan tampil sebagai starter musim lalu, statistik Marc Casado tetap menunjukkan performa impresif bersama Barcelona. Gelandang muda berbakat tersebut mencatatkan akurasi operan mencapai 91,21 persen yang menjadi salah satu yang terbaik di dalam skuad.
Selain visi umpan yang akurat, Casado juga dikenal memiliki gaya permainan agresif saat melakukan pressing serta kemampuan tekel yang cukup efektif. Karakter permainan penuh kerja keras ini dinilai sangat cocok dengan tipikal fisik permainan yang tersaji di Liga Inggris.
Kendati demikian, aspek disiplin tetap menjadi catatan tersendiri bagi sang pemain setelah mengoleksi empat kartu kuning musim lalu dengan jumlah menit bermain yang terbatas. Namun, pelatih Michael Carrick diyakini mampu mengarahkan agresivitas tersebut menjadi aset berharga di lini tengah.
Bagi Barcelona, penjualan ini menjadi solusi untuk merapikan finansial klub sekaligus mendapatkan pemasukan tambahan dari pemain pelapis. Sementara bagi Manchester United, mendatangkan pemain bertalenta dengan harga miring tentu menjadi langkah strategis yang menguntungkan semua pihak.