Roma kembali menuai hasil mengecewakan di tur pramusim Inggris setelah dibantai 3-0 oleh Brighton di South Coast, Sabtu (8/8). Tuan rumah unggul lewat gol spektakuler Georginio Rutter serta dua gol Yasin Ayari yang membuat perjalanan Giallorossi di Negeri Ratu Elizabeth berakhir dengan catatan kurang memuaskan.
Laga ini menjadi uji coba terakhir Roma di Inggris, setelah sebelumnya mereka menelan kekalahan mengejutkan 4-1 dari Cardiff City dan baru bangkit dengan kemenangan 4-1 atas Newport County. Pelatih Gian Piero Gasperini menurunkan formasi 3-4-2-1 dengan trio lini depan Donyell Malen, Paulo Dybala, dan Matias Soule serta duet gelandang Neil El-Aynaoui bersama Bryan Cristante.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeBrighton yang dilatih Fabian Hurzeler langsung tampil agresif sejak menit awal. Kiper Roma Mile Svilar dipaksa melakukan penyelamatan gemilang pada menit keenam untuk menghalau tembakan Rutter di sisi dekat. Namun, kiper asal Swiss itu tidak berdaya saat Rutter melepaskan tembakan melengkung dari tepi kotak penalti yang bersarang di pojok gawang pada menit ke-29, membawa Brighton unggul 1-0.
Kekacauan lini belakang Roma menjadi petaka di menit ke-40. Wesley yang berhasil mengejar Yankubah Minteh dalam sprint panjang gagal mengantisipasi bola liar yang akhirnya disambar Yasin Ayari untuk menggandakan keunggulan. Petaka berlanjut tiga menit setelah babak kedua dimulai, Rutter kembali berperan dengan mengirim umpan kepada Ayari yang dengan tenang menaklukkan Svilar dan mengubah skor menjadi 3-0.
Kekalahan Berulang Roma di Bawah Tekanan Inggris
Roma nyaris kebobolan keempat saat Georginio lolos satu lawan satu dengan Svilar, namun bola memantul tidak sempurna mengenai tulang keringnya. Total ada 20 pergantian pemain yang dilakukan kedua tim sepanjang pertandingan, membuat ritme laga menurun drastis. Roma mendominasi penguasaan bola di sisa waktu tetapi gagal menciptakan peluang berarti, mengakhiri tur pramusim mereka dengan dua kekalahan dari tiga pertandingan di Inggris.
Tur pramusim Inggris menjadi mimpi buruk bagi Roma setelah hanya meraih satu kemenangan dari tiga laga. Kekalahan telak 4-1 dari Cardiff City dan sekarang 3-0 dari Brighton menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah bagi Gasperini sebelum musim Serie A bergulir.
Gasperini yang dikenal dengan taktik ofensifnya kesulitan menerapkan pola permainan karena lini belakang yang rapuh. Kombinasi Gianluca Mancini, Evan Ndicka, dan Mario Hermoso seringkali keluar jalur menghadapi serangan balik cepat Brighton, terutama dari sisi sayap yang dieksploitasi Minteh dan Joao Pedro Gomez.
Dari sisi positif, Paulo Dybala menunjukkan beberapa kilasan apik dengan percobaan tembakan yang sayangnya masih bisa diblok. Sementara itu, Donyell Malen nyaris mencetak gol spektakuler jika tembakannya dari tepi kotak penalti tidak melenceng tipis di atas mistar pada babak pertama.