John Stones resmi bergabung dengan klub raksasa Serie A Inter Milan setelah mengakhiri masa baktinya selama sepuluh tahun bersama Manchester City pada bursa transfer musim panas 2026. Kepindahan bek tengah berpengalaman asal Inggris ini dilakukan secara gratis setelah kontraknya bersama The Citizens berakhir.
Perjalanan karier profesional Stones dimulai saat ia menimba ilmu di akademi Barnsley sebelum akhirnya direkrut oleh Everton pada tahun 2013. Penampilan konsisten di lini belakang Goodison Park membuat namanya mulai diperhitungkan di kancah sepak bola profesional Inggris.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribePada Agustus 2016, Manchester City menebusnya dengan nilai transfer yang menjadikannya salah satu bek termahal di dunia pada masa itu. Di bawah asuhan Pep Guardiola, Stones berkembang menjadi pemain bertahan modern yang tidak hanya kokoh di lini belakang tetapi juga andal dalam membangun serangan.
Selama memperkuat Manchester City, Stones sukses merengkuh berbagai trofi bergengsi, termasuk enam gelar Liga Inggris serta pencapaian treble winner bersejarah pada musim 2022-2023. Perannya sempat bertransformasi dari bek tengah murni menjadi gelandang bertahan yang sukses memukau para pengamat sepak bola.
Transformasi Permainan dan Babak Baru di Italia
Selain sukses di level klub, Stones juga menjadi andalan lini pertahanan Timnas Inggris sejak debut seniornya pada tahun 2014. Ia konsisten memperkuat The Three Lions di berbagai ajang mayor seperti Piala Dunia dan Piala Eropa hingga mengantarkan negaranya melaju jauh di turnamen internasional.
Kini, dengan kepindahannya ke Inter Milan dengan ikatan kontrak berdurasi dua tahun, Stones siap menghadapi tantangan baru di Italia. Pengalaman serta kemampuan teknis yang dimilikinya diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan Nerazzurri dalam perburuan gelar juara.
Transformasi peran yang dijalani Stones selama di bawah asuhan Pep Guardiola menunjukkan fleksibilitas taktik yang luar biasa. Kemampuannya membaca permainan membuatnya mampu menjalankan peran ganda sebagai pengatur tempo dari lini belakang.
Keputusan untuk hijrah ke Liga Italia bersama Inter Milan menandai babak baru dalam karier profesional pemain berusia 32 tahun tersebut. Pengalaman panjang di level tertinggi kompetisi Eropa diyakini akan memberikan dampak positif bagi lini pertahanan tim asuhan pelatih Inter Milan.