Hasil final Liga Champions 1994 yang mempertemukan raksasa Italia Milan melawan klub Spanyol Barcelona berakhir dengan kemenangan telak bagi Rossoneri di Stadion Olimpiade Athena, Yunani.
Sebelum pertandingan puncak tersebut, Barcelona diunggulkan untuk meraih gelar juara menyusul performa impresif mereka di kompetisi domestik. Sebaliknya, persiapan Milan didera masalah pelik akibat cedera dan akumulasi kartu yang menimpa sejumlah pemain pilar mereka.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeMeski tidak diunggulkan, skuad asuhan Fabio Capello tampil disiplin dan langsung mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal. Keunggulan Milan dibuka lewat gol Daniele Massaro yang memanfaatkan umpan matang dari Dejan Savićević.
Jelang turun minum, Massaro kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Milan memimpin 2-0 berkat aksi individu brilian yang dibangun dari lini tengah.
Pesta Gol Babak Kedua dan Rekor Manis Marcel Desailly
Dominasi Milan semakin tak terbendung pada babak kedua ketika Dejan Savićević mencetak gol ketiga melalui tendangan lob indah yang mengecoh penjaga gawang Barcelona, Andoni Zubizarreta.
Pesta kemenangan Milan ditutup oleh aksi gelandang tangguh Marcel Desailly yang sukses melepaskan tembakan akurat untuk mengubah skor menjadi 4-0 di pertengahan babak kedua.
Berkat kemenangan tersebut, Marcel Desailly mencatatkan sejarah baru sebagai pemain pertama yang mampu meraih trofi Liga Champions secara beruntun bersama dua klub berbeda setelah sebelumnya juara bersama Marseille.
Kemenangan dengan margin empat gol ini sempat memegang rekor kemenangan terbesar di era final Liga Champions sebelum akhirnya rekor tersebut terpecahkan pada tahun-tahun berikutnya.