Klub raksasa Inggris Chelsea mencatatkan sejarah baru dengan keluar sebagai juara Piala Dunia Antarklub 2025 setelah menaklukkan Paris Saint-Germain dengan skor meyakinkan 3-0 di partai puncak. Pertandingan final yang sarat gengsi ini menjadi penutup dari rangkaian turnamen edisi ke-21 yang untuk pertama kalinya menggunakan format ekspansi besar-besaran dengan melibatkan 32 tim dari seluruh penjuru dunia.
Ajang bergengsi yang diorganisasi oleh FIFA tersebut diselenggarakan di Amerika Serikat mulai tanggal 14 Juni hingga 13 Juli 2025. Format baru ini dirancang lebih mirip dengan Piala Dunia antarnegara yang digelar setiap empat tahun sekali, menggantikan format lama yang hanya mempertemukan tujuh tim juara konfederasi setiap akhir tahun.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribePerjalanan The Blues menuju tangga juara tidak lepas dari penampilan impresif mereka sepanjang turnamen yang mempertemukan klub-klub elite dari berbagai benua. Kemenangan tiga gol tanpa balas atas Paris Saint-Germain di laga pemungkas memastikan skuad asal London tersebut berhak menyandang status sebagai juara dunia perdana di bawah format anyar kompetisi ini.
Di sisi lain, turnamen edisi kali ini juga diwarnai oleh tersingkirnya juara bertahan Manchester City di babak 16 besar setelah takluk di tangan Al Hilal. Kendati demikian, kesuksesan penyelenggaraan di Amerika Serikat menjadi panggung persiapan yang matang menjelang digelarnya turnamen akbar Piala Dunia 2026.
Format Baru 32 Tim dan Total Hadiah Satu Miliar Dolar
Transformasi besar pada Piala Dunia Antarklub 2025 mendatangkan antusiasme tinggi dari para pecinta sepak bola global sekaligus memikat perhatian penonton internasional. Sebanyak 32 tim terbaik dari berbagai konfederasi dibagi ke dalam delapan grup pada babak penyisihan sebelum melaju ke fase gugur yang sangat ketat.
FIFA menyediakan total hadiah fantastis mencapai satu miliar dolar AS yang didistribusikan kepada seluruh klub peserta, termasuk alokasi dana solidaritas dan penghargaan berdasarkan prestasi konfederasi. Hak siar internasional turnamen ini juga dipegang oleh layanan streaming DAZN yang memperluas jangkauan penonton di seluruh dunia.
Selain trofi bergengsi yang dirancang khusus oleh Tiffany & Co. dari emas murni 24 karat, turnamen ini juga mencatat sejarah sebagai ajang utama FIFA pertama sejak tahun 1978 yang tidak menerapkan babak adu penalti di fase gugur. Trofi replika identik kemudian diberikan kepada Chelsea sebagai pemenang perdana turnamen akbar tersebut.
Meskipun sempat memicu perdebatan terkait jadwal pertandingan dan kesejahteraan pemain dari sejumlah pihak, perhelatan akbar ini berhasil menarik minat jutaan penonton di stadion maupun layar kaca. Kesuksesan turnamen ini sekaligus menandai babak baru era kompetisi antarklub internasional yang lebih kompetitif dan menarik.