EFL Cup atau yang resmi dikenal sebagai Carabao Cup untuk alasan sponsor merupakan kompetisi sepak bola sistem gugur tahunan dalam liga domestik pria di Inggris. Turnamen ini diselenggarakan oleh English Football League dan terbuka bagi seluruh klub yang berada di dalam empat level teratas sistem liga sepak bola Inggris dengan total mencapai 92 klub.
Ajang yang pertama kali digelar pada musim 1960 sampai 1961 ini awalnya diinisiasi sebagai respons atas meningkatnya popularitas sepak bola Eropa serta untuk menegaskan pengaruh liga. Pemanfaatan teknologi lampu sorot stadion memungkinkan pertandingan dapat dilangsungkan pada malam hari di tengah pekan.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeTurnamen ini berjalan melalui tujuh babak dengan format satu leg di hampir seluruh pertandingan kecuali pada babak semifinal yang menggunakan sistem kandang dan tandang. Pertandingan final dilangsungkan di Wembley Stadium sebagai satu-satunya laga netral yang digelar pada akhir pekan hari Minggu.
Liverpool tercatat sebagai klub paling sukses dalam sejarah kompetisi ini dengan koleksi sepuluh gelar juara. Sementara itu, juara bertahan diraih oleh Manchester City yang sukses menaklukkan Arsenal pada partai puncak tahun 2026 untuk mengamankan gelar kesembilan mereka.
Sejarah Pembentukan dan Polemik Awal EFL Cup
Meskipun menjadi salah satu dari empat trofi domestik utama di Inggris, League Cup sempat dipandang sebelah mata dibandingkan dengan Premier League maupun FA Cup. Kendati demikian, gengsi turnamen ini kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring dominasi klub-klub papan atas Premier League.
Gagasan awal penyelenggaraan kompetisi ini dicetuskan oleh Stanley Rous sebagai bentuk konsoliasi bagi klub-klub yang telah tersingkir dari ajang FA Cup. Implementasi di lapangan kemudian dijalankan oleh Sekretaris Football League Alan Hardaker untuk mendongkrak kembali antusiasme penonton di tengah merosotnya jumlah kehadiran di stadion.
Pembentukan League Cup pada akhir dekade 1950-an tidak lepas dari situasi pelik ketika jumlah kehadiran penonton pertandingan sepak bola mengalami penurunan drastis. Ketegangan antara Football League dan The Football Association turut mewarnai proses lahirnya turnamen ini, terutama terkait masalah pembagian pendapatan klub.
Sebagian besar klub senior Inggris pada masa itu mulai melengkapi stadion mereka dengan lampu sorot untuk mengoptimalkan pemanfaatan malam hari di musim dingin. Pemanfaatan fasilitas tersebut menjadi landasan utama diterapkannya turnamen tengah pekan yang mempertemukan klub-klub dari berbagai divisi.