Pertandingan final Piala FA 1974 menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah sepak bola Inggris ketika Liverpool menghadapi Newcastle United di Stadion Wembley, London. Laga puncak edisi ke-93 kompetisi tertua di dunia ini digelar pada Sabtu, 4 Mei 1974, dengan disaksikan langsung oleh sekitar 100.000 penonton di stadion serta jutaan pasang mata melalui layar kaca televisi.
Liverpool datang ke pertandingan tersebut dengan catatan penampilan kelima kalinya di partai final, sementara Newcastle United mencatatkan rekor tersendiri sebagai tim yang tampil untuk kesebelas kalinya di laga puncak. Perjalanan kedua tim menuju Wembley tidaklah mudah karena keduanya sempat mengalami kesulitan dan harus melakoni pertandingan ulang melawan klub-klub dari divisi bawah pada babak-babak awal turnamen.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeBahkan, Newcastle United sempat menghadapi ancaman diskualifikasi akibat kericuhan suporter saat menghadapi Nottingham Forest di babak perempat final sebelum akhirnya lolos melalui dua kali pertandingan ulang. Di babak semifinal, Newcastle sukses menaklukkan Burnley dengan skor 2-0, sedangkan Liverpool menyusul ke final usai mengandaskan perlawanan Leicester City dengan skor 3-1 di Stadion Villa Park.
Partai puncak yang dipimpin langsung oleh manajer legendaris Liverpool Bill Shankly dan juru taktik Newcastle United Joe Harvey berjalan cukup ketat di babak pertama hingga skor kacamata bertahan sampai turun minum. Memasuki paruh kedua pertandingan, dominasi anak asuh Bill Shankly mulai tak terbendung dan mengunci kemenangan lewat penampilan gemilang lini serang mereka.
Aksi Gemilang Kevin Keegan Pastikan Trofi Kedua Liverpool
Liverpool langsung menggebrak di babak kedua meski sempat merasa dirugikan oleh keputusan pengadil lapangan yang menganulir gol Alec Lindsay akibat dianggap offside. Berdasarkan tayangan ulang televisi, bola terakhir justru mengarah dari pemain belakang Newcastle United sehingga gol tersebut sebenarnya sah untuk kedudukan The Reds.
Kebuntuan akhirnya pecah ketika penyerang andalan Liverpool Kevin Keegan mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan voli akurat menyambut umpan matang dari sisi kanan penalti. Keunggulan The Reds semakin bertambah setelah Steve Heighway sukses melepaskan tembakan akurat yang gagal diamankan oleh penjaga gawang lawan.
Menjelang pertandingan berakhir, kerja sama apik lini depan Liverpool kembali membuahkan hasil manis ketika Kevin Keegan mencetak gol keduanya sekaligus menutup laga dengan skor telak 3-0. Kemenangan mutlak ini memastikan Liverpool meraih trofi Piala FA untuk kedua kalinya sepanjang sejarah klub kebanggaan kota Merseyside tersebut.
Laga final tersebut juga menjadi catatan penutup yang sangat emosional bagi Bill Shankly karena merupakan pertandingan terakhirnya sebagai manajer tetap Liverpool sebelum memutuskan pensiun pada bulan Juli tahun itu. Warisan taktik serta mentalitas juara yang ditinggalkan Shankly kemudian dilanjutkan dengan sukses oleh asistennya Bob Paisley di musim-musim berikutnya.