Marco Palestra menjadi sorotan utama dalam kemenangan telak Chelsea 3-0 atas AC Milan dalam laga uji coba di Jakarta, Sabtu (8/8). Pemain berusia 21 tahun yang didatangkan dari Atalanta dengan banderol sekitar 50 juta euro itu tampil impresif sebagai bek kiri, posisi yang sama sekali baru baginya.
Selama berkarier di akademi Atalanta, Palestra lebih akrab bermain sebagai wing-back kanan atau gelandang di formasi 3-4-3. Saat dipinjamkan ke Cagliari musim lalu, ia ditempatkan di berbagai posisi mulai dari bek kanan, wing-back kanan, hingga penyerang sayap dalam formasi tiga penyerang. Fleksibilitas itulah yang membuatnya menjadi incaran banyak klub besar Eropa.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribePelatih Chelsea Ruben Amorim secara mengejutkan menurunkan Palestra sebagai bek kiri dalam laga kontra Milan. Formasi yang berubah menjadi 3-4-2-1 memberikan kebebasan bagi pemain asal Italia itu untuk menusuk ke depan, dan ia memanfaatkannya dengan sangat baik dengan menyumbang assist untuk peluang Danny Welbeck yang mengenai tiang gawang.
Penampilan Palestra langsung memicu perbincangan hangat di media sosial. Banyak fans Chelsea yang terkejut dengan kemampuan dribel dan kepercayaan dirinya saat membawa bola, yang dinilai sangat tidak lazim untuk seorang bek. "Saya yakin bukan cuma saya fans Chelsea yang melihat Marco Palestra lebih sebagai pemain sayap daripada wing-back," tulis salah satu pendukung di Twitter.
Dari Atalanta ke Chelsea, Palestra Tunjukkan Kelas Dunia
Komentar lain menyebutkan bahwa Palestra sebenarnya lebih cocok disebut sebagai pemain sayap menyerang yang tidak enggan membantu pertahanan. "Marco Palestra sangat mencintai bola sehingga ia lupa kalau dirinya adalah seorang bek," sindir salah satu netizen. Kemampuannya melepaskan diri dari tekanan di tengah lapangan menggunakan teknik "snake bite" juga menuai pujian.
Keberhasilan Chelsea merekrut Palestra menjadi kemenangan tersendiri dalam bursa transfer musim panas ini. The Blues mengalahkan Inter Milan yang berniat menggunakan Palestra sebagai penyeimbang Federico Dimarco di sisi kanan. Pelatih tim nasional Italia Roberto Mancini pun diperkirakan akan menggunakan pemain serba bisa ini sebagai wing-back dalam skuat Gli Azzurri di masa depan.
Proses transfer Marco Palestra ke Chelsea menjadi salah satu pergerakan paling menarik di bursa transfer musim panas 2026. Atalanta melepas pemain mudanya dengan harga sekitar 50 juta euro plus tambahan 10 juta euro dalam berbagai bonus pencapaian, menjadikannya salah satu bek termahal yang didatangkan The Blues.
Keputusan Palestra memilih Chelsea daripada Inter Milan menjadi kejutan tersendiri. Inter berencana memainkannya sebagai wing-back kanan untuk mengimbangi Federico Dimarco di sisi kiri. Namun, tawaran finansial dan rencana proyek jangka panjang Chelsea berhasil meyakinkan pemain kelahiran 2005 itu untuk pindah ke Stamford Bridge.