Biografi Josep Samitier mencatat perjalanan hidup seorang maestro lapangan hijau asal Spanyol yang lahir di Barcelona pada 2 Februari 1902 dan meninggalkan warisan abadi dalam sejarah sepak bola dunia. Semasa aktif bermain, ia dikenal sebagai gelandang legendaris yang membela klub-klub besar seperti FC Barcelona, Real Madrid, OGC Nice, serta tim nasional Spanyol.
Selama memperkuat FC Barcelona, Samitier berhasil mencetak 187 gol resmi dan sempat memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub sebelum rekor tersebut tergeser oleh generasi setelahnya. Berkat gaya permainan uniknya di atas lapangan, ia kerap dijuluki sebagai The Surrealist dan The Grasshopper Man.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeKarier gemilangnya bersama Blaugrana diwarnai dengan torehan dua belas gelar Campionat de Catalunya, lima trofi Copa del Rey, serta gelar juara La Liga pertama dalam sejarah klub pada musim 1929. Kontribusinya yang luar biasa membuat namanya tetap diagungkan oleh para pendukung setia klub meskipun ia sempat menyeberang ke klub rival.
Kepindahannya ke Real Madrid pada tahun 1933 sempat menciptakan kejutan besar di dunia sepak bola Spanyol akibat perselisihan internal dengan manajemen Barcelona kala itu. Kendati demikian, ia tetap mampu mempersembahkan gelar La Liga bagi Real Madrid pada musim 1932 hingga 1933 serta trofi Copa de Espana sebelum akhirnya gantung sepatu.
Kisah Persahabatan dengan Seniman Salvador Dali
Setelah pensiun sebagai pemain, Samitier melanjutkan pengabdiannya di dunia sepak bola dengan beralih profesi menjadi pelatih dan pencari bakat ulung bagi klub-klub top Eropa. Ia sukses mengantarkan FC Barcelona meraih gelar juara La Liga pada tahun 1945 serta berperan penting dalam mendatangkan legenda besar László Kubala ke Camp Nou.
Hingga akhir hayatnya pada 4 Mei 1972, Josep Samitier dikenang sebagai figur monumental yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk perkembangan sepak bola Spanyol. Pemerintah dan klub bahkan memberikan penghormatan terakhir berupa pemakaman kenegaraan serta penamaan jalan khusus di dekat Stadion Camp Nou.
Di luar lapangan hijau, Josep Samitier memiliki lingkaran pertemanan yang sangat luas dan mencakup sejumlah tokoh penting dari berbagai latar belakang seni di Catalonia. Salah satu sahabat karibnya yang paling terkenal adalah maestro seni lukis surealis dunia asal Spanyol, Salvador Dali.
Kedekatan di antara keduanya bermula ketika Samitier menghabiskan masa liburan musim panas di kawasan resor pantai Cadaques bersama rekan setimnya di FC Barcelona. Pada kesempatan tersebut, mereka sering menghabiskan waktu bersama untuk bermain sepak bola dan menikmati suasana pantai.