Ronald Araujo dikabarkan segera menjalani tes medis di Liverpool setelah kedua klub mencapai kesepakatan transfer pinjaman. Bek asal Uruguay itu dilaporkan tidak dibawa ke dalam skuad Barcelona untuk pertandingan akhir pekan ini dan akan terbang ke Merseyside pada Minggu (9/8) untuk menyelesaikan proses medis.
Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa Liverpool akan menanggung seluruh gaji Araujo selama masa peminjaman. Kesepakatan ini juga mencakup opsi pembelian permanen senilai 55 juta euro atau sekitar 47 juta poundsterling yang dapat diaktifkan pada Juni 2027 mendatang, meskipun opsi tersebut tidak bersifat wajib bagi The Reds.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeKedatangan Araujo menjadi prioritas utama manajer anyar Liverpool Andoni Iraola yang menginginkan tambahan kekuatan di lini pertahanan. Kepergian Ibrahima Konate ke Real Madrid secara gratis serta cedera yang menimpa Joe Gomez, Giovanni Leoni, dan Jeremy Jacquet membuat opsi bek tengah Iraola menipis menjelang musim baru.
Pemain berusia 27 tahun itu dinilai sebagai solusi ideal karena kemampuannya bermain sebagai bek tengah utama maupun bek kanan jika dibutuhkan. Iraola disebut sangat mengapresiasi pengalaman dan fleksibilitas Araujo yang telah membela Barcelona sejak 2018 dan meraih berbagai gelar termasuk La Liga dan Copa del Rey.
Sebelum memutuskan merekrut Araujo, Liverpool dikabarkan sempat menjajaki opsi lain seperti John Stones dan Ezri Konsa. Stones baru saja bergabung dengan Inter Milan setelah meninggalkan Manchester City, sementara Konsa juga menjadi incaran Arsenal. Namun, kesiapan Barcelona melepas Araujo membuat Liverpool bergerak cepat.
Meski demikian, ada pertanyaan dari sebagian suporter mengenai kesediaan Barcelona melepas Araujo. Di bawah asuhan Hansi Flick, Pau Cubarsi, Gerard Martin, dan Eric Garcia berada di atas Araujo dalam hierarki bek tengah Blaugrana. Situasi inilah yang dimanfaatkan Liverpool untuk mendatangkan pemain berpengalaman dengan harga yang relatif terjangkau.