Hansi Flick secara gamblang mengungkapkan alasan di balik keputusan Barcelona melepas Ronald Araujo ke Liverpool dalam kesepakatan pinjaman selama satu musim. Pelatih asal Jerman itu menilai gaya bermain timnya tidak sepenuhnya cocok dengan karakteristik bek asal Uruguay tersebut.
"Saya pikir Ronald adalah pria hebat dan pemain fantastis. Saya pikir gaya bermain kami sedikit berbeda. Dia pemain yang memiliki kecepatan tinggi, fisik yang kuat, dan juga cukup baik dengan bola," ujar Flick usai laga persahabatan Barcelona melawan Udinese dan Nottingham Forest, Sabtu (8/8).
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeFlick juga mengungkapkan bahwa keputusan ini merupakan keinginan bersama setelah mempertimbangkan situasi yang terjadi di masa lalu. "Kami tidak bisa memasukkannya seperti yang saya inginkan dan juga saya pikir dia ingin mencoba hal baru. Anda tahu lebih dari saya karena di masa lalu, sesuatu telah terjadi, sehingga ini mempengaruhinya," tambah pelatih 61 tahun itu.
Meski melepas Araujo, Flick tetap memberikan penghormatan tinggi kepada pemain berusia 27 tahun itu. "Saya melihatnya pagi ini dan saya mengucapkan selamat tinggal dan saya pikir dia sangat bahagia dan Liverpool juga klub yang fantastis. Saya mendoakan yang terbaik untuknya karena dia layak mendapatkannya. Dia pria fantastis dan pemain hebat serta kapten yang hebat," pungkasnya.
Araujo Berjuang Lawan Depresi Sebelum Pindah ke Liverpool
Kepindahan Ronald Araujo ke Liverpool tak lepas dari perjuangan panjang pemain tersebut melawan masalah kesehatan mental. Bek Uruguay itu sempat cuti dari Barcelona pada Desember lalu untuk memprioritaskan kesehatan mentalnya setelah berjuang melawan kecemasan selama 18 bulan yang berubah menjadi depresi.
Araujo mengakui bahwa dukungan dari Hansi Flick sangat berarti selama masa sulit tersebut. "Dari awal, dia mengirimiku pesan menyuruhku untuk santai dan pulih, yang terpenting adalah melewatinya dengan baik. Itu memberi ketenangan pikiran untuk pulih karena tahu ada dukungan dari klub, manajer, dan rekan tim," kenang Araujo dalam wawancara sebelumnya.
Kartu merah yang diterima Araujo saat melawan Chelsea di Champions League November lalu menjadi titik balik yang memperburuk kondisinya. "Setelah mengambil keputusan, saya mengalami hari-hari yang sangat buruk; saya tidak ingin bangun dari tempat tidur. Sulit karena saya selalu bermimpi bermain sepak bola, dan sekarang saya harus berhenti," ungkapnya dengan jujur.
Di Liverpool, Araujo akan bergabung dengan skuat yang tengah mengalami krisis di lini belakang. Conor Bradley, Joe Gomez, dan Giovanni Leoni sedang dalam pemulihan cedera, sehingga kehadiran bek Barcelona ini menjadi sangat krusial bagi tim asuhan Arne Slot di awal musim Premier League.