Dani Olmo menunjukkan kualitas permainannya di level tertinggi bersama klub La Liga Barcelona dan tim nasional Spanyol. Gelandang serang kreatif ini mengawali perjalanannya dari akademi terkenal La Masia sebelum melanglang buana ke berbagai liga top Eropa.
Langkah awal karier profesional Olmo dimulai ketika ia secara mengejutkan bergabung dengan klub Kroasia Dinamo Zagreb pada tahun 2014 saat usianya baru menginjak 16 tahun. Bersama klub tersebut, ia berkembang pesat dengan mencatatkan 124 penampilan, mencetak 34 gol, serta merengkuh berbagai gelar domestik bergengsi sebelum akhirnya pindah ke Jerman memperkuat RB Leipzig pada tahun 2020.
Related Stories
Update Berita Olahraga Terkini dari Nysha Lilly
Dapatkan informasi terbaru seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan berita sepak bola internasional langsung di inbox Anda. Gratis!
SubscribeSelama berseragam RB Leipzig, pemain kelahiran Terrassa ini turut mempersembahkan titel DFB-Pokal serta DFL-Supercup. Ketajaman dan visi bermainnya di lini tengah membuat Barcelona tertarik untuk memulangkannya kembali ke Camp Nou pada musim panas 2024 melalui kontrak jangka panjang.
Di level internasional, kontribusi Olmo bagi timnas Spanyol tidak perlu diragukan lagi. Ia menjadi bagian penting saat La Roja menjuarai UEFA Euro 2024 dengan status sebagai salah satu pencetak gol terbanyak turnamen, serta meneruskan performa impresifnya di Piala Dunia FIFA berikutnya.
Dinamika Karier Dani Olmo Bersama Barcelona
Kepulangan Dani Olmo ke Barcelona pada Agustus 2024 sempat menghadapi beberapa kendala administratif terkait aturan batas gaji di La Liga. Meski demikian, ia langsung memberikan dampak instan bagi lini serang Blaugrana sejak melakoni debut perdananya.
"Saya sangat senang bisa kembali ke rumah dan langsung membantu tim meraih kemenangan penting di awal musim," ujar Olmo mengomentari debut manisnya bersama klub.
Berbagai tantangan sempat menghampiri termasuk sempat terkendalanya proses pendaftaran pemain pada awal tahun 2025. Namun pihak klub dan otoritas terkait berhasil menyelesaikan masalah tersebut sehingga Olmo dapat kembali merumput secara reguler.
Cedera sempat pula menghentikan momentum permainannya pada akhir tahun 2025 akibat dislokasi bahu. Meskipun demikian, dedikasi dan kualitas teknik yang dimiliki Olmo tetap menjadikannya aset berharga dalam skema permainan tim.